Dinas LH DKI Angkut 31 Ton Sampah Selama Acara Nusantara Bersatu di GBK

ADVERTISEMENT

Dinas LH DKI Angkut 31 Ton Sampah Selama Acara Nusantara Bersatu di GBK

Wildan Noviansah - detikNews
Sabtu, 26 Nov 2022 21:12 WIB
Pemandangan tak sedap sempat tertangkap kamera usai acara relawan Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang diinisiasi Gerakan Nusantara Bersatu di Stadion Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Jakarta. Sampah sempat berserakan di sekitar trotoar Jalan Sudirman.
Sampah sempat berserakan di trotoar Jalan Sudirman seusai acara relawan Jokowi di GBK (Foto: dok. Istimewa)
Jakarta -

Sampah-sampah berserakan seusai acara relawan Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang diinisiasi Gerakan Nusantara Bersatu di Stadion Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Jakarta. Ternyata Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI Jakarta mencatat total ada 31 ton sampah yang dikumpulkan dan diangkut selama acara itu berlangsung sejak pagi.

Kepala Dinas LH DKI Jakarta Asep Kuswanto mengatakan kegiatan pembersihan GBK melibatkan 500 personel pasukan oranye. Pasukan langsung bergerak cepat membereskan sampah setelah kegiatan Nusantara Bersatu selesai pada sore hari.

"Semua terlibat dalam membereskan sampah ini. Baik dari Kasudin, Kasatpel, hingga PJLP, semua terlibat. Saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas kerja keras, kerja sama, dan kekompakannya dalam menuntaskan penanganan sampah ini," kata Asep dalam keterangannya, Sabtu (26/11/2022).

Asep mengatakan, menunjang kegiatan pembersihan GBK itu, pihaknya juga mengerahkan puluhan kendaraan yang terdiri atas mobil lintas (pikap), street sweeper, serta truk sampah anorganik. Hal itu dilakukan sebagai upaya menjaga kebersihan lingkungan kawasan ruang terbuka publik di Jakarta.

"Kita mengerahkan 28 unit mobil pikap, 14 unit street sweeper, serta 10 unit truk. Untuk menunjang kegiatan Nusantara Bersatu ini, kami juga menyediakan 38 unit toilet portabel, 2 unit bus toilet VIP, truk tangki air bersih 2 unit, dan truk tangki air kotor 3 unit," ucap Asep.

Di samping itu, Asep menegaskan pihaknya akan terus memantau setiap kegiatan yang bersifat massal di Jakarta. Hal ini karena saat berlangsungnya kegiatan, pasukan oranye dari Dinas LH telah bersiaga di berbagai titik, untuk bergerak cepat setelah kegiatan usai.

"Pasukan kita selalu standby, tiap titik ada yang berjaga, dan akan siap bergerak begitu event apa pun selesai berkegiatan. Kita selalu bereskan hingga kondisi kembali bersih. Ini kita lakukan untuk memastikan lingkungan Jakarta agar selalu bersih, sehingga masyarakat lebih nyaman dalam berkegiatan. Sukses Jakarta untuk Indonesia," pungkasnya.

(fas/dwia)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT