Pasukan 'Jihad' Malah Susahkan Warga Libanon

Pasukan 'Jihad' Malah Susahkan Warga Libanon

- detikNews
Selasa, 25 Jul 2006 12:46 WIB
Jakarta - Penggalangan massa untuk dikirim ke wilayah konflik di Timur Tengah ditentang tokoh cendekiawan muslim Azyumardi Azra. Pengiriman pasukan 'jihad' justru akan menyusahkan warga setempat.Demikian disampaikan Rektor UIN Syarif Hidayatullah Azyumardi Azra kepada wartawan di sela-sela acara The 3rd Lecture Series di Universitas Al Azhar Indonesia, Jl Sisingamangaraja, Jakarta Selatan, Selasa (25/7/2006).Azyumardi mengatakan, rencana pengiriman pasukan jihad lebih baik dilupakan, karena tidak akan membantu. Alasannya, medan di wilayah konflik yang berat dan ditambah dengan kekuatan Israel yang tangguh, sehingga sama saja dengan bunuh diri."Kalau mau berjihad, lebih baik berjihad dalam bentuk mengumpulkan bahan makanan, darah dan dana untuk dikirim ke sana. Itu lebih bermanfaat daripada mengerahkan orang-orang ke sana. Bukan membantu, tapi malah akan menyusahkan warga di sana," cetus Azyumardi.Terkait rencana pemerintah mengirimkan aparat TNI sebagai pasukan perdamaian PBB di Libanon, Azyumardi menyambut baik rencana itu. Hanya saja, pengiriman itu harus sesuai dengan konstitusi melalui lembaga multinasional seperti Organisasi Konferensi Islam (OKI) atau Gerakan Non Blok (GNB)."Lewat PBB susah karena sedang kisruh. Jangan kirim pasukan sendiri dan tidak lewat lembaga multinasional, bisa perang nantinya," tambah Azyumardi. (zal/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads