Buntut Beda Awal Mula Kasus AKBP Bambang, Bareskrim dan KPK Duduk Bersama

ADVERTISEMENT

Buntut Beda Awal Mula Kasus AKBP Bambang, Bareskrim dan KPK Duduk Bersama

Azhar Bagas Ramadhan - detikNews
Sabtu, 26 Nov 2022 10:40 WIB
Gedung Bareskrim Polri, Jakarta Selatan.
Foto: Andhika Prasetia/detikcom
Jakarta -

Dittipidkor Bareskrim Polri dan KPK direncanakan menggelar pertemuan untuk membahas kasus dugaan korupsi yang melibatkan AKBP Bambang Kayun. Pertemuan itu akan berlangsung pada Selasa pekan depan.

"Direncanakan akan ada pertemuan dengan Korsup KPK minggu depan di hari Selasa," ujar Wadirtipdikor Bareskrim Polri Kombes Arief Adiharsa kepada wartawan, Sabtu (26/11/2022).

Adapun kasus ini memiliki beda versi antara KPK dan Bareskrim. Polri menyebut kasus ini awalnya ditangani Dittipidkor Bareskrim.

"Untuk perkara dimaksud, Tipidkor juga sedang tangani kasusnya. Perkembangan akhir, antara Tipidkor dan KPK sedang koordinasi hingga saat ini dalam rangka pelimpahan penanganannya," kata Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo saat dimintai konfirmasi, Rabu (23/11).

Lalu, KPK menjawab bahwa kasus ini berawal dari laporan masyarakat. Rekening milik Kepala Subbagian Penerapan Pidana dan HAM Bagian Penerapan Hukum Biro Bantuan Hukum (Kasubbagrappid HAM Bagrapkum Robantkum) Divisi Hukum Polri tahun 2013-2019 itu juga sudah diblokir.

"(Pemblokiran rekening Bambang dilakukan) agar lebih optimal dalam pembuktian dugaan korupsi yang berawal dari adanya laporan pengaduan masyarakat ke KPK tersebut," jelas Kabag Pemberitaan KPK Ali Fikri.

KPK Tetapkan Bambang Kayun Tersangka Suap dan Gratifikasi

Sebelumnya, KPK telah menetapkan anggota kepolisian Divisi Hukum Mabes Polri AKBP Bambang Kayun sebagai tersangka. AKBP Bambang Kayun ditetapkan sebagai tersangka setelah terseret kasus dugaan suap dan gratifikasi terkait pemalsuan surat perebutan hak ahli waris.

"Benar, KPK telah memulai penyidikan baru mengenai dugaan korupsi suap dan gratifikasi terkait dengan pemalsuan surat dalam perkara perebutan hak ahli waris PT ACM (Aria Citra Mulia)," kata Kabag Pemberitaan KPK Ali Fikri kepada wartawan.

Ali mengatakan Bambang Kayun diduga menerima uang senilai miliaran rupiah. Selain itu, penyidik KPK mencium penerimaan kendaraan mewah oleh Bambang Kayun.

"Diduga tersangka (Bambang Kayun) terima uang miliaran rupiah dan juga barang berupa kendaraan mewah," ucap Ali.

Simak Video 'KPK Tetapkan AKBP Bambang Kayun Tersangka Dugaan Suap-Gratifikasi':

[Gambas:Video 20detik]



(azh/dhn)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT