Bicara Infrastruktur, Jokowi Ungkit Pantai Mandalika Cantik tapi Sempat Sepi

ADVERTISEMENT

Bicara Infrastruktur, Jokowi Ungkit Pantai Mandalika Cantik tapi Sempat Sepi

Wildan Noviansah - detikNews
Sabtu, 26 Nov 2022 09:52 WIB
Jokowi memberi sambutan dalam acara Gerakan Nusantara Bersatu yang digelar di Stadion Gelora Buing Karno (GBK) Jakarta (YouTube Nusantara Bersatu)
Jokowi memberi sambutan dalam acara Gerakan Nusantara Bersatu yang digelar di Stadion Gelora Buing Karno Jakarta. (YouTube Nusantara Bersatu)
Jakarta -

Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan pembangunan infrastruktur tidak boleh terpusat hanya pada Pulau Jawa (Jawasentris) jika ingin meningkatkan pertumbuhan ekonomi Indonesia. Dia memberi contoh Pantai Mandalika di Nusa Tenggara Barat (NTB).

"Pembangunan infrastruktur itu akan menumbuhkan titik-titik pertumbuhan ekonomi yang baru. Saya berikan contoh di Mandalika," kata Jokowi di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta, Sabtu (26/11/2022).

Jokowi menyampaikan hal itu di dalam acara Gerakan Nusantara Bersatu yang dihadiri para relawan dan pendukung. Dia mengatakan Pantai Mandalika sempat kurang ramai dikunjungi karena tidak ada infrastruktur pendukung untuk menuju ke lokasi tersebut.

Namun, Jokowi mengatakan, Mandalika kini menjadi salah satu titik pertumbuhan ekonomi baru di luar Jawa. Dia menyebut hal itu terjadi setelah dibangunnya Sirkuit Mandalika untuk menggelar event balapan berskala internasional.

"Dulunya di Mandalika itu memang pantainya cantik. Tapi karena tidak ada infrastruktur, tidak dipersiapkan dengan baik. Tetapi setelah adanya sirkuit motoGP, sekarang Mandalika menjadi titik pertumbuhan ekonomi baru," ucapnya.

Dia mengatakan Indonesia memiliki pesona alam yang Indah. Dia mengatakan Labuan Bajo di Nusa Tenggara Timur (NTT) juga dibangun demi menciptakan titik-titik pertumbuhan ekonomi baru.

Jokowi juga menyebut pemerintah tengah membangun Pantai Likupang di Minahasa Utara, Sulawesi Utara (Sulut), untuk menjadi destinasi wisata baru.

"Inilah nanti yang akan menjadi titik-titik-titik pertumbuhan ekonomi baru di Indonesia. Artinya, tidak di Jawa saja, tetapi juga di luar Jawa," ucap dia.

Selain destinasi wisata, Jokowi mengatakan pemerintah membangun daerah-daerah industri di luar Jawa. Dia menyebut sejumlah wilayah seperti Morowali dan Wedabe.

Dia mengatakan titik pertumbuhan ekonomi baru tersebut dibuat untuk menciptakan lapangan kerja. Sehingga diharapkan pertumbuhan ekonomi akan terjadi.

"Karena problem kita adalah lapangan kerja. Kenapa? Karena penduduk kita ini guede sekali, buanyak sekali, 278 juta penduduk kita," ujarnya.

Dia mengatakan pembangunan infrastruktur yang dilakukan sudah mulai dirasakan manfaatnya. Dan pada tahun-tahun mendatang, menurutnya, hasil pembangunan infrastruktur akan lebih terasa.

Jokowi mengatakan hal itu dilakukan sebagai fondasi penting agar Indonesia menjadi negara maju. Dia mengungkit soal resesi ekonomi yang dialami bahkan oleh negara maju.

"Sekarang kelihatan. Di negara lain sulit semuanya, dunia ini sekarang sulit semuanya. Harga-harga sekarang naik sampai 2 kali lipat," katanya.

"Tetapi di negara kita bisa kita kendalikan dengan baik, bisa kita kendalikan dengan baik. Negara-negara besar sekarang ini resesi, resesi. Negara kita masih bisa tumbuh 5,72 persen di kuartal ketiga," tambahnya.

Simak Video 'Relawan Bentangkan Poster Jokowi 3 Periode: Biar Pembangunan Berlanjut':

[Gambas:Video 20detik]



(jbr/dhn)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT