ADVERTISEMENT

Anggota DPR Utut Adianto Diperiksa KPK Jadi Saksi Kasus Rektor Unila

Muhammad Hanafi Aryan - detikNews
Jumat, 25 Nov 2022 10:58 WIB
Gedung baru KPK
Gedung KPK (Foto: Andhika Prasetia/detikcom)
Jakarta -

Anggota DPR RI Fraksi PDIP Utut Adianto memenuhi panggilan penyidik KPK jadi saksi korupsi. Dia bakal dimintai keterangan soal kasus suap penerimaan mahasiswa baru yang menjerat Rektor Universitas Lampung (Unila) Karomani.

Sejatinya, Utut dijadwalkan untuk diperiksa pada Kamis (25/11) kemarin. Akan tetapi, Kabag Pemberitaan KPK Ali Fikri menyebut bahwa pemeriksaan terhadap Utut dijadwal ulang pada Jumat (25/11/2022).

"Jumat (25/11) bertempat di gedung Merah Putih KPK, Tim Penyidik menjadwalkan pemanggilan saksi-saksi, Utut Adianto selaku anggota DPR RI," kata Ali Fikri kepada wartawan, Jumat (25/11/2022).

Ali menjelaskan saat ini Utut telah memenuhi panggilannya dan tengah menjalani pemeriksaan di lantai 2 gedung KPk.

"Saat ini saksi (Utut Adianto) telah hadir," ucap dia.

Selain Utut, KPK turut memanggil dua pihak lainnya dalam pemeriksaan tersebut. Mereka adalah Mustopa Endi Saputra Hasibuan selaku karyawan swasta dan Uum Marlia selaku pihak pedagang.

Sebelumnya, KPK menetapkan Rektor Unila Karomani sebagai tersangka. Selain Karomani, KPK menetapkan Wakil Rektor I Bidang Akademik Unila Heryand, Ketua Senat Unila Muhammad Basri, dan pihak swasta Andi Desfiandi.

Dalam OTT kasus ini, KPK menyita uang tunai Rp 414,5 juta, slip setoran deposito dengan nilai Rp 800 juta, hingga kunci safe deposit box yang diduga berisi emas senilai Rp 1,4 miliar. Selain itu, KPK menyita kartu ATM dan buku tabungan berisi uang sebesar Rp 1,8 miliar.

KPK menduga Karomani aktif terlibat dalam menentukan kelulusan calon mahasiswa baru dalam Seleksi Mandiri Masuk Universitas Lampung (Simanila). Karomani mematok harga bervariasi untuk meluluskan mahasiswa, dari Rp 100 juta hingga Rp 350 juta.

Lihat juga video 'KPK Periksa Ketua DPW NasDem Lampung Terkait Kasus Suap Rektor Unila':

[Gambas:Video 20detik]



(lir/lir)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT