ADVERTISEMENT

59 Anak Jadi Korban Tewas Gempa Cianjur

Whisnu Pradana - detikNews
Jumat, 25 Nov 2022 07:32 WIB
CIANJUR, INDONESIA - NOVEMBER 23: An aerial view of the demolished settlements after the earthquake in Suka Mulya village of Cianjur, West Java, Indonesia on November 23, 2022. More than 2,000 buildings collapsed and many rescuers and volunteers were deployed Wednesday in the area 268 people died and thousands of residents were injured when the earthquake struck 5.6 magnitude. (Photo by Eko Siswono Toyudho/Anadolu Agency via Getty Images)
Kondisi Cianjur usai gempa (Foto: Eko Siswono Toyudho/Anadolu Agency/Getty Images)
Jakarta -

Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polri mengatakan 59 anak menjadi korban tewas akibat gempa M 5,6 Cianjur, Jawa Barat. Ke-59 anak itu berusia di bawah 15 tahun.

"Sampai dengan saat ini, jumlah anak yang menjadi korban gempa bumi Cianjur ini sebanyak 59 data korban," kata Kabid DVI Rodokpol Pusdokkes Polri Kombes Ahmad Fauzi seperti dilansir detikJabar, Kamis (24/11/2022).

TIM DVI Polri menyebut pihaknya telah menerima 131 kantong jenazah. Sebanyak 130 kantong berisi jenazah utuh dan satu kantong jenazah berisi body part atau bagian tubuh.

Hingga Rabu (23/11), DVI Polri telah mengidentifikasi sebanyak 123 jenazah. Jenazah langsung diserahkan ke pihak keluarga. Pada Kamis (24/11) kemarin, Tim DVI mengidentifikasi lagi satu jenazah dengan nomor PM062022 Cianjur 117.

Nomor tersebut cocok dengan data antemortem nomor 63 yang teridentifikasi sebagai Nining, wanita 64 tahun, dengan alamat Sarampad, RT 01/02, Kecamatan Cugenang, Cianjur. Dia teridentifikasi berdasarkan sidik jari dan catatan medis.

"Untuk anak itu 59, sementara itu ada 65 jenazah berada dalam kategori dewasa. Sedangkan satu lagi baru kita identifikasi hari ini, dewasa. Jadi yang dewasa totalnya 66," kata Ahmad.

Baca berita lengkapnya di sini.

Lihat video 'Kendala Penanganan Gempa Cianjur dan Pengadangan Bantuan':

[Gambas:Video 20detik]



(lir/haf)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT