Kementerian PUPR Tangani Longsor-Bantu Prasarana Sanitasi di Cianjur

ADVERTISEMENT

Kementerian PUPR Tangani Longsor-Bantu Prasarana Sanitasi di Cianjur

Erika Dyah - detikNews
Kamis, 24 Nov 2022 21:06 WIB
Presiden Joko Widodo (Jokowi) kembali meninjau penanganan gempa di Cianjur Jawa Barat bersama Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono.
Foto: Kementerian PUPR
Jakarta -

Presiden Joko Widodo (Jokowi) kembali meninjau penanganan gempa di Cianjur Jawa Barat bersama Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono. Usai meninjau penanganan longsoran di Jalan Kabupaten ruas Cugenang-Salahuni, Jokowi mengatakan saat ini masih fokus pada pembukaan jalan dan evakuasi di titik tersebut.

"Kondisinya curam, masih terjadi hujan dan masih ada gempa susulan, dan tanahnya labil, sehingga perlu kehati-hatian. Namun tadi Menteri PUPR sudah memerintahkan jajarannya yang sudah terbiasa menangani penggalian dan penimbunan (cut and fill), sehingga bisa dikerjakan," kata Jokowi dalam keterangan tertulis, Kamis (24/11/2022).

Jokowi menambahkan kunjungannya yang kedua kali ini bertujuan untuk memastikan evakuasi warga tertimbun hingga distribusi logistik pasca gempa di Kabupaten Cianjur Jawa Barat berjalan dengan baik.

Sementara itu, Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) DKI Jakarta-Jawa Barat Wilan Oktavian mengungkap pihaknya telah berhasil membuka jalan nasional Cianjur-Puncak sesuai arahan Menteri PUPR. Selanjutnya, pihaknya ditugaskan mengecek semua jalan. Baik itu jalan nasional, provinsi, atau kabupaten.

"Setelah selesai di jalan nasional, kami langsung bergerak pindah ke jalan kabupaten ruas Cugenang-Salahuni yang jaraknya hanya sekitar 1 km dari longsor jalan nasional kemarin. Di jalan kabupaten ini panjang longsorannya sekitar 150 meter di titik 1 dan di titik 2 sekitar 10 meter. Tadi siang dikunjungi Bapak Presiden Jokowi," ungkap Wilan.

Wilan menjelaskan pembersihan longsoran sudah dilakukan sejak Rabu sore (23/11) dan selesai pada Kamis hari ini pukul 09.00 WIB. Total sebanyak 4 alat berat excavator dikerahkan untuk pembersihan longsoran pada ruas jalan tersebut.

"Selain longsoran jalan ini, kita juga tangani longsoran di bagian lain. Sebagian harus melewati jembatan yang rusak akibat gempa, sehingga agak rawan untuk dilewati alat berat. Kami sedang mengevaluasi rencana perbaikan jembatan tersebut dan terus berkoordinasi dengan Pemkab Cianjur," jelasnya.

Selain itu, Kementerian PUPR juga mengirimkan bantuan prasarana sanitasi dan air bersih untuk membantu para pengungsi selama masa darurat. Adapun pengiriman bantuan ini dilepas langsung oleh Menteri PUPR Basuki Hadimuljono pada Rabu malam (23/11) pukul 24.00 WIB dari Depo Perbekalan di Narogong, Bekasi.

Sebanyak 10 Mobil Tangki Air (MTA) masing-masing berkapasitas 4.000 L, berikut 2 Instalasi Pengolahan Air (IPA), 40 toilet portable, dan 40 Hidran Umum (HU) tiba di Kota Cianjur pada Kamis (24/11) dini hari. Bantuan pun terus didistribusikan ke posko-posko pengungsian yang membutuhkan.

Diketahui, pengiriman bantuan prasarana sanitasi dan air bersih ini terus berlanjut pada Kamis sore berupa HU sebanyak 10 Unit, Genset 5 unit, lampu sorot, tenda sebanyak 13 unit, velbed 20 unit, dan MTA 6 unit.

Sebagai informasi, sejumlah Menteri ikut mendampingi Jokowi dalam tinjauan ini. Mulai dari Menko PMK Muhadjir Effendy dan Menteri Sosial Tri Rismaharini. Hadir pul Kepala BNPB Suharyanto, Direktur Jenderal Perumahan Iwan Suprijanto, Staf Ahli Menteri PUPR Bidang Teknologi, Industri dan Lingkungan, Endra S. Atmawidjaja, Sekretaris Ditjen Cipta Karya Riono Suprapto, Sekretaris Ditjen Perumahan M. Hidayat, Direktur Sistem Pengembangan Air Minum Anang Muchlis, Direktur Rumah Khusus Yusniewati, dan Kepala BBPJN DKI Jakarta dan Jawa Barat Wilan Oktavian.

Simak Video 'BMKG Sebut Korban Gempa Bisa Bangun Rumah di Lokasi yang Sama, Tapi...':

[Gambas:Video 20detik]



(akd/ega)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT