Kasus Penipuan CPNS Disetop, Anggota DPRD Bantul Ini Kembali Ngantor

ADVERTISEMENT

Kasus Penipuan CPNS Disetop, Anggota DPRD Bantul Ini Kembali Ngantor

Pradito Rida Pertana - detikNews
Kamis, 24 Nov 2022 15:58 WIB
Seorang oknum anggota DPRD Kabupaten Bantul berinisial ESJ (37) ditangkap polisi terkait kasus penipuan dan penggelapan.
Anggota DPRD Bantul (Adithya Mardiastuti/detikJateng)
Jakarta -

Kasus penipuan dan penggelapan dalam penerimaan PNS atau P3K yang melibatkan oknum anggota DPRD Kabupaten Bantul berinisial ESJ (37) berujung damai dan dihentikan melalui restorative justice (RJ). Setelah kasus dihentikan, ESJ sudah kembali beraktivitas sebagai anggota Dewan.

Ketua DPRD Kabupaten Bantul Hanung Rahardjo mengaku telah mengetahui informasi terkait kasus ESJ yang sudah selesai melalui RJ. Hanung mengaku bersyukur ESJ bisa kembali melakukan kegiatan seperti biasa.

"Di awal kita sampaikan kan berharap kasus itu segera bisa terselesaikan, entah seperti apa tahapannya karena itu bukan ranah kita, tapi ranahnya Polda (DIY). Ya alhamdulillah kalau sudah RJ, sudah diselesaikan," kata Hanung saat dihubungi, seperti dilansir detikJateng, Kamis (24/11/2022).

Terkait kegiatan ESJ di DPRD, Hanung mengaku yang bersangkutan sudah masuk dan melaksanakan tugas sebagai anggota DPRD. Namun Hanung menyatakan belum bertemu dengan ESJ hingga hari ini

"Iya (ESJ sudah masuk kantor). Tapi saya belum ketemu, karena belum ada agenda yang barengan dan saya juga belum monitor di komisinya, komisi D," ucapnya.

Dihubungi terpisah, Ketua DPC Gerindra Kabupaten Bantul Nur Subiantoro mengatakan Gerindra menilai kasus yang membelit ESJ merupakan kasus pribadi. Oleh karena itu, Gerinda Bantul tidak mencopot ESJ dari keanggotaan partai.

Simak selengkapnya di sini.

(yld/idh)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT