Duduk Perkara Rombongan Rubicon Ribut di Bromo Berujung Disbudpar Minta Maaf

ADVERTISEMENT

Duduk Perkara Rombongan Rubicon Ribut di Bromo Berujung Disbudpar Minta Maaf

Fatichatun Nadhiroh - detikNews
Kamis, 24 Nov 2022 12:00 WIB
rubicon paksa masuk bromo
Cekcok Rubicon dengan petugas wisata Bromo. (Dok. Tangkapan Layar/TikTok)
Jakarta -

Persoalan rombongan Rubicon yang dihadang dan sempat cekcok dengan petugas Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) di Bromo akhirnya menemui titik terang. Rombongan Rubicon itu ternyata menerima undangan resmi dari Disbudpar Jatim.

Semua bermula dari undangan acara East Java Fashion Harmony IV 2022 Disbudpar Jatim yang ditujukan untuk Komunitas JK Owners East Java (JKOEJ). Namun acara itu ditunda tanpa pemberitahuan ke pihak komunitas. Mereka baru tahu tentang penundaan itu saat cekcok dengan petugas.

Ketua Umum Komunitas JKOEJ Bambang Agus Hendroyono menegaskan dia dan komunitasnya baru mengetahui kegiatan East Java Fashion Harmony IV 2022 ditunda pada 3 Desember 2023 dari petugas TNBTS.

"Jadi pada saat orang yang emosi itu bilang, 'saya baru saja mengantar panitia,' nah itu baru tahu saya kalau acaranya ternyata ditunda. Minimal, pada saat dia menyampaikan itu jangan nada tinggilah. Jangan pakai emosi. Sehingga ini bisa dipecahkan dengan kepala dingin," ujar Bambang dilansir detikJatim.

Pada saat sempat terlibat cekcok, peristiwa itu viral di TikTok yang diunggah oleh salah seorang pelaku wisata Bromo. Peristiwa itu terjadi di kawasan Pakis Binjil, Desa Wonokitri, Kecamatan Tosari, Pasuruan, Sabtu (19/11) pagi.

Sementara itu, Plt Kadisbudpar Jatim Sinarta mengakui adanya kecerobohan tersebut. Pihak UPT Disbudpar Jatim lupa memberi kabar ke komunitas Rubicon bahwa acara East Java Harmony yang awalnya 20 November 2022 dimundurkan jadi 3 Desember 2022. Sedangkan rombongan Rubicon yang memegang undangan tanggal 20 November 2022 tetap berangkat ke Bromo H-1 sebelum acara.

"Tiba-tiba ada Rubicon itu, ternyata Mbak Efie dimintai komunitas Rubicon untuk nonton dan mereka sudah pesan hotel. Nah, Mbak Efie ini telat menyampaikan informasi bahwa acara mundur tanggal 3 Desember. Jadi belum dicabut atau diberi tahu ke pihak komunitas. Jadi akhirnya di situ miss komunikasi," jelas Sinarta kepada detikJatim, Rabu (23/11/2022).

Sinarta berharap tidak ada pihak yang memperpanjang polemik tersebut. Dia tidak berani terlalu cepat menyebarkan undangan. Sebab, lokasi acara East Java Harmony merupakan tempat sakral di Bromo. Pihak Disbudpar sendiri sebelum 20 November masih berdiskusi dan meminta izin dukun setempat.

Kepala UPT Laboratorium dan Pengembangan Kesenian Disbudpar Jatim Efie Widjajanti selaku pihak yang memberikan surat undangan ke komunitas Rubicon meminta maaf. Efie mengakui pihaknya lalai. Dia meminta maaf ke komunitas Rubicon sekaligus ke pihak TNBTS.

"Tadi saya sudah telpon ke perwakilan komunitas Rubicon itu, namanya Pak Nusi. Intinya kami meminta maaf," kata Efie kepada detikJatim, Rabu (23/11/2022).


Baca berita selengkapnya di sini.

Saksikan juga Sosok Minggu ini: Sekolah Polisi Wanita, Semua Berasal dari Sini

[Gambas:Video 20detik]



(rdp/idh)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT