Ganjar soal Staf Karaoke Dianiaya: Jika Ada Oknum, Biar Pimpinan yang Bina

ADVERTISEMENT

Ganjar soal Staf Karaoke Dianiaya: Jika Ada Oknum, Biar Pimpinan yang Bina

Tim detikJateng - detikNews
Kamis, 24 Nov 2022 11:12 WIB
PA Resto & Family Karaoke Boyolali lokasi penganiayaan oknum TNI
PA Resto & Family Karaoke Boyolali. (Jarmaji/detikJateng)
Solo -

Kasus penganiayaan yang diduga melibatkan oknum TNI di PA Spa & Karaoke Boyolali kini diusut polisi. Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, yang sempat dicolek via Twitternya soal kasus ini, mempercayakan penyelidikan penganiayaan ini ke polisi.

"Polisi sedang memproses. Kalau sudah di ranah hukum, dipercayakan kepada pemegang otoritas, " kata Ganjar lewat pesan singkat, seperti dilansir detikJateng, Kamis (24/11/2022).

Ganjar juga menyerahkan pengusutan soal keterlibatan oknum TNI kepada instansi terkait. Meski begitu, Ganjar bakal memantau kasus penganiayaan staf PA Karaoke Boyolali ini.

"Kalau ada oknum biar pimpinan yang membina. Kecuali semua diam," jawab Ganjar ketika ditanya soal akan melakukan supervisi kasus ini.

Untuk diketahui, kasus penganiayaan ini viral setelah diunggah di akun Twitter PA Karaoke Boyolali. Akun PA Karaoke juga mencolek sejumlah tokoh, mulai dari Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka, Gubernur Jateng Ganjar Pranowo, hingga Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

Kasus penganiayaan staf PA Karaoke Boyolali ini terjadi pada Senin (21/11) lalu. Pihak manajemen menyebut lima stafnya menjadi korban pemukulan warga sipil dan oknum TNI. Kala itu tempat karaoke tersebut sedang penuh oleh tamu. Keempat orang itu protes karena tidak mendapatkan ruangan.

Baca selengkapnya di sini

Lihat juga video 'Perawat dan Sekuriti RS di Kota Medan Diduga Dianiaya Oknum Polisi':

[Gambas:Video 20detik]



(idh/imk)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT