Polri Dirikan 6 Dapur Umum untuk Korban Gempa Cianjur

ADVERTISEMENT

Polri Dirikan 6 Dapur Umum untuk Korban Gempa Cianjur

Azhar Bagas Ramadhan - detikNews
Rabu, 23 Nov 2022 17:05 WIB
Desa Sarampad, Kecamatan Cugenang, Kabupaten Cianjur menjadi salah satu titik terparah yang terdampak gempa Cianjur M 5,6. Rumah hingga jalan mengalami rusak parah.
Dampak gempa Cianjur (20Detik)
Jakarta -

Brimob Polri menyiapkan enam dapur umum di lokasi pengungsian korban gempa Cianjur, Jawa Barat. Dapur umum bersiaga di Kampung Cariuk, Desa Mangungkerta, Kecamatan Cugenang.

"Tim dari Brimob sudah membentuk dapur umum untuk pemenuhan kebutuhan pangan para pengungsi, bentuknya food truck yang dalam satu kendaraan itu 5-10 personel," ujar Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo kepada wartawan, Rabu (23/11/2022).

Dedi menyebut setiap food truck atau dapur umum bisa memproduksi minimal 3.000 paket makanan. Jadi, dalam satu hari itu minimal ada 18.000 paket makanan yang dibagikan.

"Diupayakan, pemenuhan kebutuhan para pengungsi korban gempa akan diberikan secara maksimal," katanya.

Selain itu, Polri juga mengerahkan anjing pelacak atau K9 untuk mencari korban yang masih hilang. Berdasarkan data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), masih ada 151 orang yang hilang.

Diketahui, pada Senin (21/11) pukul 13.21 WIB kemarin, Cianjur, Jawa Barat, diguncang gempa magnitudo 5,6. Korban jiwa dalam peristiwa gempa ini mencapai ratusan jiwa.

Sebanyak 796 personel disebar ke 12 kecamatan yang terdampak gempa bumi di Cianjur untuk mencari warga yang dilaporkan hilang, mendata kebutuhan bantuan, serta menyalurkan bantuan.

Selain korban meninggal dan yang masih hilang, sebanyak 1.083 orang mengalami luka-luka dan 58.362 orang dalam pengungsian akibat gempa tersebut.

Selanjutnya ada 2.272 rumah di Cianjur rusak, 1 unit pondok pesantren rusak berat, 1 RSUD Cianjur rusak ringan, 4 unit gedung pemerintah rusak, 3 unit sarana pendidikan rusak, dan 1 unit sarana ibadah rusak.

(azh/mae)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT