Aksi Maling Sepatu di Istana Wapres
Senin, 24 Jul 2006 18:18 WIB
Jakarta - Penampilan memang sering menipu. Begitu pula dengan Istana Wakil Presiden (Wapres). Tempat yang terlihat dijaga ketat itu ternyata tidak aman. Saat hendak meninggalkan Masjid Baiturrahman di Istana Wapres usai salat ashar, wajah Iswadi Idris tampak bingung. Matanya menyapu setiap sudut masjid. Dia terlihat mencari sesuatu. Hampir setengah jam sopir yang bekerja di RCTI ini celingukan, wajahnya tetap bingung. Benda yang dicarinya tidak ketemu. Sampai akhirnya dia sadar. Sepatu kulit coklat kesayangannya telah dicuri orang. "Waduh padahal belum lama saya beli," kata Iswadi berkisah tentang alas kaki bermerek Geox seharga 600 ribu perak itu. Penasaran, pria yang namanya mirip mantan pemain bola nasional ini mencoba bertanya kepada staf Istana Wapres, yang juga usai salat ashar. Jawaban menyedihkan justru yang diterimanya."Di sini memang sering ada sepatu yang hilang," ujar Iswadi menirukan jawaban dari staf Istana Wapres tersebut. Makin hilanglah harapan Iswadi menemukan sepatu yang dibelinya di Bandung itu. Nasib yang dialami Iswandi sungguh memprihatinkan. Bagaimana tidak, maling kelas teri saja mudah beraksi di Istana Wapres. Parahnya lagi, kejadian ini bukan yang pertama kali. Kasus serupa sudah sering terjadi. Kejadian itu paling sering dialami kalangan wartawan yang sering meliput kegiatan Wapres. Pernah juga sepatu tamu Dewan Masjid ikut raib. Tidak satu pun pelaku yang pernah tertangkap.Aneh! Begitu biasanya para korban berkomentar. Sebab untuk masuk ke dalam lingkungan Istana Wapres pengamanan cukup ketat. Selain setiap barang bawaan digeledah, pengunjung juga wajib lewat pintu metal detector.Tapi ya itu tadi. Maling ternyata masih bisa saja bebas berulah. "Yah mungkin ini memang sudah bukan rezeki saya," ungkap Iswadi pasrah. Duh!
(djo/)











































