Susi Pudji: Nelayan Silakan Melaut, Saya Tampung Hasilnya
Senin, 24 Jul 2006 18:09 WIB
Pangandaran - Tokoh masyarakat Pangandaran, Susi Pudjiastuti, mengimbau nelayan Pangandaran kembali melaut bagi yang masih punya perahu dan alat tangkap. Imbauan ini dikeluarkan karena sampai saat ini belum ada satu pun nelayan yang berani melaut di Kecamatan Pangandaran ."Nelayan yang punya kapal, silakan melaut lagi. Saya siap tampung hasil tangkapannya," cetus Susi di kediamannya, Pangandaran, Minggu (23/7/2006).Menurut pengusaha ikan terkemuka ini, yang paling penting saat ini adalah menyembuhkan trauma masyarakat adalah dengan kembali bekerja."Jangan sampai seperti di Aceh, berbulan-bulan hidup di tenda tak mengerjakan apa pun sehingga frustasi," ujar Susi sambil mengatur distribusi bantuan untuk pengungsi di rumahnya yang asri. Untuk itu, rekonstruksi pasca-tsunami seharusnya bukan hanya membangun pemukiman kembali secepatnya. Tapi juga rekonstruksi sarana-sarana ekonomimasyarakat Pangandaran terutama nelayan."Membangun perumahan itu tetap, tapi nelayan-nelayan harus segera bisa melaut kembali. Itu langkah menghilangkan trauma yang mudah dan mungkin dilaksanakan," ujar Susi yang dikenal dermawan ini.Untuk itu, Susi mengimbau pemerintah dan masyarakat yang ingin membantu pemulihan Pangandaran, berikan bantuan resin dan fiber mat untukbahan pembuatan perahu oleh nelayan."Bukannya mereka tidak butuh makanan, tapi alangkah tepatnya untuk fase sekarang bantuannya berupa resin dan fiber mat," tutur Susi kepadaseorang pengusaha Jakarta asal Ciamis yang datang memberikan bantuankompor dan kasur.Di tempat yang sama, Ketua Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Ciamis, Jeje Wira Dinata, menjelaskan bahwa selain pariwisata, perekonomian Pangandaran bergantung juga pada nelayan."Ada 1.200 orang pemilik kapal yang kehilangan kapalnya dalam tsunami ini.Data sementara HNSI, ada Rp 66 miliar kerugian yang dialami nelayan-nelayan ini," urai Jeje yang juga ketua DPRD Kabupaten Ciamis ini.
(nrl/)











































