Teman Les Diperiksa Terkait Kasus Pemukulan Diduga Anak Kombes di Jaksel

ADVERTISEMENT

Teman Les Diperiksa Terkait Kasus Pemukulan Diduga Anak Kombes di Jaksel

Mulia Budi - detikNews
Rabu, 23 Nov 2022 13:50 WIB
Poster
Foto ilustrasi pemukulan. (Edi Wahyono/detikcom)
Jakarta -

Polisi masih mendalami kasus pemukulan terhadap remaja FB (16) oleh RC (19) yang diduga merupakan anak polisi berpangkat kombes, di lingkungan Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK), Jakarta Selatan (Jaksel). Ada tiga teman FB dan RC yang sudah diperiksa.

"Temen-temennya, 3 orang (sudah diperiksa)," ujar Kasi Humas Polres Metro Jakarta Selatan AKP Nurma Dewi kepada wartawan, Rabu (23/11/2022).

Nurma tak menjelaskan lebih detail terkait hasil pemeriksaan tersebut. Dia menuturkan ketiga orang itu diperiksa pada Selasa (22/11) kemarin.

"Sama, mereka satu tempat les," ucapnya.

Sebagai informasi, korban dan pelaku sama-sama mengikuti bimbel untuk tes calon Akpol di PTIK Jakarta Selatan.

Polisi juga telah memeriksa RC pada Selasa (22/11) kemarin. RC diperiksa sebagai terlapor.

Kronologi Pemukulan

Kasus diduga anak kombes menganiaya temannya terjadi di lingkungan PTIK, Jaksel, Sabtu (12/11) pekan lalu. Hal itu diketahui berdasarkan keterangan ibu korban yang melaporkan dugaan pemukulan itu ke polisi.

"Tiba-tiba anak saya pulang ke rumah, terus dia lapor dia dipukul sama salah satu anak petinggi polisi. Tempat kejadiannya di PTIK," kata ibu korban, Yusna, Sabtu (19/11).

Yusna selaku ibu korban mengatakan pemukulan itu rupanya dilakukan di depan pelatih keduanya. Selain itu, korban disuruh meminta maaf kepada pemuda yang diduga sebagai pelaku itu.

"Yang paling bikin saya miris itu pelatihnya itu tahu kalau anak saya sudah dibuat bonyok sama anak ini dan dia lihat sendiri kalau anak saya sudah dipukul sama anak itu," kata Yusna.

"Ketika anak saya minta maaf, anak itu nggak mau terima maaf saya. Terus dipaksain 'itu si Bagas sudah minta maaf'. Jadi dia tepis tangan Bagas terus bilang, 'oke kali ini saya maafin, tapi besok gue habisin lu'," tambahnya.

(mea/mea)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT