3 Warga Brebes Tewas-4 Luka Korban Gempa Dibawa 1 Ambulans, Bayar Rp 6 Juta

ADVERTISEMENT

3 Warga Brebes Tewas-4 Luka Korban Gempa Dibawa 1 Ambulans, Bayar Rp 6 Juta

Imam Suripto - detikNews
Rabu, 23 Nov 2022 11:05 WIB
Ambulans yang membawa tujuh orang santri asal Brebes korban gempa Cianjur, Selasa (22/11/2022).
Korban gempa Cianjur. (Imam Suripto/detikJateng)
Jakarta -

Proses pemulangan tujuh korban gempa Cianjur asal Desa Banjarsari, Kecamatan Bantarkawung, Brebes, Jawa Tengah, disesalkan kepala desa setempat. Selain dianggap tidak layak karena berdesak-desakan, ada tarif yang dirasa mahal.

Kades Banjarsari Armas mengaku prihatin atas proses pemulangan warganya. Menurutnya, pemulangan 3 jenazah beserta 4 korban luka dalam satu mobil dianggap tidak layak. Selain itu, biaya ambulans memberatkan, mengingat kondisi keluarga korban yang ekonominya pas-pasan.

"Jika tahu harus bayar Rp 6 juta mending pakai mobil (ambulans) desa. Bisa bawa orang banyak juga, gratis lagi," ujar Armas di rumah duka, dilansir detikJateng, Selasa (22/11/2022).

Keluarga para korban, ungkapnya, kebanyakan dari keluarga tidak mampu. Jadi akan memberatkan jika diharuskan membayar sewa ambulans sebesar Rp 6 juta.

"Akhirnya mereka membayar dengan patungan. Tapi bagaimanapun itu memberatkan, apalagi dalam suasana duka seperti ini. Seharusnya semua biaya ditanggung pemerintah," tutur Armas.

Sebelumnya diberitakan, 7 santri asal Brebes menjadi korban gempa Cianjur, Jawa Barat. Ketujuh santri, 3 di antaranya meninggal, diangkut dengan satu ambulans dan ditarik biaya Rp 6 juta.

Baca berita selengkapnya di sini.

Lihat juga video 'Viral Emak-emak Pemobil Halangi Ambulans Bawa Pasien di Puncak':

[Gambas:Video 20detik]



(rdp/idh)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT