Warga Australia Diimbau Untuk Punya Banyak Anak
Senin, 24 Jul 2006 16:01 WIB
Canberra - Pemerintah Australia gigih menyerukan warga negaranya untuk memiliki banyak anak. Alasannya, perekonomian negeri Kangguru itu bergantung pada angka kesuburan yang lebih tinggi.Diakui Menteri Keuangan Australia Peter Costello, angka kelahiran di Australia saat ini sudah mulai menunjukkan peningkatan. Namun dia mengimbau warga Australia untuk mempunyai anak lebih banyak lagi."Susah mempertahankan standar kehidupan di negara yang populasinya menyusut," kata Costello seperti dikutip kantor berita AFP, Senin (24/7/2006).Bukan sekali ini saja Costello mengeluarkan imbauan agar warga Australia memiliki banyak keturunan. Menteri itu juga pernah menyerukan hal serupa pada tahun 2004 lalu. Saat itu, Costello mengumumkan pemberian bonus kelahiran sebesar 3 ribu dolar Australia untuk setiap bayi yang dilahirkan. Insentif itu kemudian ditingkatkan menjadi 4 ribu dolar Australia pada Juli ini. Langkah ini terbukti manjur. Sementara kebanyakan negara Barat lainnya masih berjuang keras mengatasi penurunan angka kelahiran, Australia tampaknya bakal mengalami booming bayi.Media Australia melaporkan, sebanyak 261.404 bayi dilahirkan selama tahun 2005. Ini merupakan angka tertinggi sejak tahun 1992 silam. Menurut data Biro Statistik Australia, tingkat kesuburan alami atau jumlah anak yang dilahirkan seorang wanita sepanjang hidupnya, juga melonjak dari 1,75 pada tahun 2003 menjadi 1,77 pada tahun 2004.Perdana Menteri John Howard mengaku gembira atas tren peningkatan ini. Dikatakannya, jelas sekali bahwa pemberian bonus atas bayi yang dilahirkan merupakan faktor pendorong warga Australia memiliki lebih banyak anak. "Saya sangat senang akan hal itu karena investasi terbaik yang mungkin dilakukan pemerintah di negeri ini adalah menyangkut masa depan anak-anak," tandas Howard.
(ita/)











































