Pemerintah Bentuk Timnas Pengembangan Bahan Bakar Nabati

Pemerintah Bentuk Timnas Pengembangan Bahan Bakar Nabati

- detikNews
Senin, 24 Jul 2006 15:30 WIB
Jakarta - Pemerintah akan membentuk tim nasional untuk mengembangkan bahan bakar nabati di Indonesia. Tim itu akan diketuai oleh mantan Meteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi, Al Hilal Hamdi.Demikian disampaikan oleh Menteri Energi dan Sumberdaya Mineral Purnomo Yusgiantoro saat jumpa pers usai rapat kabinet di Gedung Setneg, Jalan Veteran, Jakarta, Senin (24/7/2006).Menurut dia, dalam kurun waktu 1-2 hari Presiden akan mengeluarkan Keppres untuk pembentukan kelompok kerja. "Pokja itu akan bekerja selama dua minggu untuk merumuskan lima rumusan kebijaksanaan," kata Purnomo.Menurut dia, lima rumusan kebijaksanaan itu adalah penyediaan lahan, infrastruktur, pabrikasi atau manufaktur, pasar atau distribusi dan pendanaan.Dia mengatakan, dengan pengembangan tersebut diharapkan pada 2010 sedikitnya Indonesia sudah mengurangi penggunaan BBM sebesar 10 persen. "10 Persen untuk gantikan premium dan solar. Akan dilakukan bertahap," ujarnya.Jenis tanaman yang akan dibudidayakan sebagai bahan bakar nabati, menurut Purnomo, adalah kelapa sawit, jarak pagar, tebu dan singkong.Dalam kesempatan itu Ketua Timnas Pengembangan Bahan Bakar Nabati Al Hilal Hamdi menerangkan, dibutuhkan sedikitnya 6 juta hektar lahan untuk budidaya 4 jenis tanaman yang akan dikembangkan sebagai bahan bakar nabati. Lahan tersebut akan tersebar dari Papua hingga Aceh.Dia juga menyampaikan, untuk kelapa sawit pendanaannya dibutuhkan Rp 30 juta per hektar, tebu Rp 15 juta per haktar, jarak pagar Rp 3 juta per hektar, singkong Rp 3,5 juta per hektar. "Total untuk budidaya Rp 100 triliun, tapi untuk budidaya dan industri sekitar Rp 200 triliun," terangnya.Untuk pendanaan program itu, pemerintah membuka investasi dari pihak manapun termasuk dari luar negeri. (san/)


Berita Terkait