500 Warga Bojonegoro Blokir Komplek Sumur Bor Sukowati
Senin, 24 Jul 2006 13:43 WIB
Bojonegoro - Sekitar 500 warga dari 3 desa yang tergabung dalam Forum Masyarakat Sambiroto, Ngampel dan Campurejo, (Formasambi Ngancam) melakukan aksi pemblokiran jalan menuju lokasi eksploitasi pengeboran sumur Sukowati di Desa Sambiroto dan Ngampel, Kecamatan Kapas, Bojonegoro.Warga memprotes pengelola pengeboran yakni PT Petrochina yang dinilai ingkar janji terkait pencairan dana kompensasi dan community development (comdev).Aksi dimulai pukul 05.30 WIB, Senin (24/7/2006). Karena aksi berlangsung lama, warga termasuk ibu-ibu bergotong royong mendirikan tenda yang difungsikan untuk dapur umum, tidak jauh dari lokasi pengeboran minyak Sukowati yang dijaga ketat aparat Polres Bojonegoro.Warga juga membakar sejumlah poster yang berisi kecaman terhadap keberadaan Petrochina yang dianggap tidak memenuhi tuntutan warga. Tampak juga sebuah keranda dibakar massa.Hingga siang ini aksi pemblokiran masih berlangsung. Koordinator Formasambi Ngancam Mur Hasyim mengatakan ada 2 tuntutan yang diajukan ke manajemen Petrochina.Pertama biaya kompensasi dampak lingkungan dan keterbukaan dana comdev. Menurutnya, bahwa selama ini warga sekitar sumur Sukowati banyak mengalami gangguan termasuk kebisingan suara. "Warga sudah mengajukan tuntutan kepada manajemen, tetapi sampai saat ini belum ada tanggapan," ujarnya.
(jon/)











































