Respons Menkominfo soal Kominfo Digeledah Terkait Kasus Dugaan Korupsi BTS

ADVERTISEMENT

Respons Menkominfo soal Kominfo Digeledah Terkait Kasus Dugaan Korupsi BTS

Mulia Budi - detikNews
Selasa, 22 Nov 2022 16:10 WIB
Menkominfo Johnny G Plate
Menkominfo Johnny G Plate. (Agus Tri Haryanto/detikcom)
Jakarta -

Kantor Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) yang terletak di Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, digeledah jaksa terkait dugaan kasus korupsi base transceiver station (BTS). Lantas, bagaimana respons Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Johnny G Plate atas penggeledahan tersebut?

"Kalo urusan itu urusan kejaksaan silakan itu proses hukum," ujar Plate kepada wartawan di NasDem Tower, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (22/11/2022).

Plate tak banyak bicara soal penggeledahan di kantor Kominfo tersebut. Dia mempersilakan agar proses hukum dapat berjalan.

"Cukup ya," ucapnya.

Seperti diketahui, Kejagung menyebut penggeledahan itu terkait kasus korupsi penyediaan infrastruktur BTS 4G dan infrastruktur pendukung paket 1, 2, 3, 4, dan 5 BAKTI Kominfo tahun 2020-2022.

"Tim jaksa penyidik pada Direktorat Penyidikan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) melakukan penggeledahan dan penyitaan di dua lokasi yang terkait dengan perkara dugaan tindak pidana korupsi dalam penyediaan infrastruktur Base Transceiver Station (BTS) 4G dan infrastruktur pendukung paket 1,2,3,4,dan 5 BAKTI Kementerian Komunikasi dan Informatika RI tahun 2020 sampai dengan 2022," kata Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung Ketut Sumedana dalam keterangan pers tertulis, Senin (7/11).

"Adapun dua lokasi yang dilakukan penggeledahan yaitu Kantor Kementerian Komunikasi dan Informatika RI di Jalan Medan Merdeka Barat Nomor 9, RT 2 RW 3, Gambir, Kecamatan Gambir, Kota Jakarta Pusat, Daerah Khusus Ibu Kota Jakarta," sambungnya.

Ketut menjelaskan Kejagung juga melakukan penggeledahan di kantor PT Adyawinsa Telecommunication & Electrical. Dari penggeledahan dua lokasi itu, Kejagung menyita dokumen dan barang bukti elektronik yang terkait dengan perkara dimaksud.

"Dari penggeledahan tersebut, telah dilakukan penyitaan berupa dokumen-dokumen dan barang bukti elektronik yang terkait dengan perkara dimaksud," ujarnya.

(rfs/rfs)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT