Kenapa Ada Gempa Susulan Pascagempa? Begini Penjelasannya

ADVERTISEMENT

Kenapa Ada Gempa Susulan Pascagempa? Begini Penjelasannya

Widhia Arum Wibawana - detikNews
Selasa, 22 Nov 2022 14:49 WIB
Ilustrasi Kenapa Ada Gempa Susulan
Ilustrasi Kenapa Ada Gempa Susulan | Foto: Getty Images/iStockphoto/Petrovich9
Jakarta -

Kenapa ada gempa susulan? Gempa susulan biasa muncul setelah terjadinya gempa bumi utama. Gempa bumi adalah getaran atau guncangan yang terjadi di permukaan bumi yang disebabkan oleh tumbukan antar lempeng bumi, patahan aktif, aktivitas gunung api atau runtuhan batuan. (BNPB)

Informasi terkait gempa susulan perlu diketahui terutama bagi masyarakat terdampak yang berada di lokasi titik pusat gempa utama terjadi. Gempa susulan yang terjadi akibat dari gempa bumi utama juga tak jarang dapat menimbulkan dampak kerusakan.

Lantas, kenapa ada gempa susulan? Apa penyebab terjadinya gempa susulan itu? Untuk mengetahui lebih lanjut, simak penjelasannya berikut ini.

Apa itu Gempa Susulan?

Mengutip dari situs resmi Magma Indonesia, pengertian gempa susulan adalah satu atau serangkaian gempa-gempa kecil yang terjadi setelah gempa utama, pusat gempanya tersebar di dekat pusat gempa utama. Durasi dan jumlah gempa susulan terjadi tergantung mekanisme sumber gempa, bisa satu hari, satu minggu, bahkan bisa lebih dari sebulan.

Menurut informasi yang dikumpulkan dari BMKG, gempa susulan yang terjadi pascagempa utama biasanya memiliki kekuatan yang lebih besar ataupun lebih kecil dari gempa utama, meski yang sering terjadi dengan kekuatan lebih kecil. Gempa susulan juga bisa terjadi secara berulang-ulang.

Ilustrasi Kenapa Ada Gempa SusulanIlustrasi Kenapa Ada Gempa Susulan | Foto: detikcom/Mindra Purnomo

Kenapa Ada Gempa Susulan?

Penyebab terjadinya gempa susulan pascagempa utama dijelaskan dalam jurnal "Analisis Rekahan Gempa Bumi dan Gempa Bumi Susulan dengan Metode Omori" oleh A. Wirma Sari R dkk. Gempa bumi susulan adalah gempa bumi yang timbul setelah terjadinya gempa bumi utama.

Penyebab kenapa ada gempa susulan adalah disebabkan karena saat gempa bumi utama terjadi, energi yang dikeluarkannya belum semuanya dilepaskan, sehingga terjadi pelepasan energi yang tersisa dari gempa bumi utama dan menimbulkan terjadinya gempa bumi susulan.

Apakah Gempa Susulan Berbahaya?

Menurut Renny Febrianti (2018) dalam buku berjudul "Gempa" dijelaskan bahwa pada umumnya gempa susulan berbahaya. Hal ini karena gempa bumi susulan tidak bisa diprediksi. Gempa susulan dapat terjadi berupa gempa dengan magnitudo besar dan dapat bersifat merusak atau menghancurkan bangunan hingga fasilitas umum.

Oleh karena itu, kenapa ada gempa susulan perlu diwaspadai. Hal ini karena gempa susulan dapat menimbulkan dampak berupa bencana susulan seperti tanah longsor atau bahkan terjadi tsunami.

Ciri-ciri Gempa Bumi dan Cara Mengenalinya

Meski terjadinya gempa susulan biasanya berapa lama tidak mudah untuk dipastikan, kenapa ada gempa susulan tetap wajib untuk diperhatikan. Oleh karenanya, perlu diketahui pula ciri-ciri gempa bumi untuk mengantisipasi dan memperkecil risiko akibat gempa bumi.

Mengutip dari buku "Proses Terjadinya Gempa Bumi: Seri Ensiklopedia Bencana Gempa Bumi" oleh Rani Siti Fitriani dkk., ada beberapa ciri-ciri yang dapat terlihat ketika akan terjadi gempa bumi. Adapun ciri-ciri gempa bumi beserta cara mengenalinya adalah sebagai berikut:

  • Melihat kondisi awan di langit
    Ketika di langit terlihat awan yang berbentuk aneh seperti angin tornado, itu artinya awan gempa yang biasa muncul sebelum gempa bumi terjadi. Awan ini terbentuk karena adanya gelombang elektromagnetis berkekuatan hebat dari dasar bumi yang terjadi akibat adanya patahan atau pergeseran lempeng bumi.
  • Menguji medan elektromagnetis di dalam ruangan
    Hal ini dapat dilakukan dengan cek siaran TV apakah ada gangguan atau tidak, dapat juga cek melalui mesin fax apakah teks yang diterima berantakan atau tidak. Jika terjadi gangguan itu artinya ada gelombang elektromagnetis luar biasa yang sedang terjadi meski kasat mata.
  • Perhatikan perilaku hewan-hewan
    Ciri ini dapat diamati dengan memperhatikan apakah hewan-hewan seperti menghilang, lari, atau bertingkah laku tidak biasa seperti gelisah. Hal ini sebab insting hewan biasanya tajam dan hewan dapat merasakan gelombang elektromagnetis.
  • Mengecek kondisi air tanah surut
    Cara ini dapat dilakukan dengan melihat apakah air tanah tiba-tiba menjadi surut tidak seperti biasanya. Dan keempat ciri-ciri gempa yang dapat diamati ini apabila terjadi dalam waktu bersamaan, segeralah bersiap-siap untuk lakukan evakuasi.

Simak Video: Cerita Korban Gempa Cianjur, Rumah Sampai 'Joget'

[Gambas:Video 20detik]




(wia/imk)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT