DKI Terima 49 Ribu Dosis Vaksin COVID-19 Jenis Zifivax

ADVERTISEMENT

DKI Terima 49 Ribu Dosis Vaksin COVID-19 Jenis Zifivax

Tiara Aliya Azzahra - detikNews
Selasa, 22 Nov 2022 13:02 WIB
YOGYAKARTA, INDONESIA - JANUARY 13: A health worker prepares a dose of the AstraZeneca COVID-19 booster vaccine during the booster vaccination program on January 13, 2022 in Yogyakarta, Indonesia. While Southeast Asias vaccination programs have gathered pace, many countries in the region are yet to hit the high vaccination rates seen in developed nations. The emergence of Omicron in the region is adding to the urgency in countries like Indonesia, which has only fully vaccinated about 42 percent of its population as of last week, according to publicly available vaccination data. Some places in the region, such as Indonesia and Thailand, have rolled out a booster program alongside their primary vaccination programs in an attempt to aggressively bridge the gap. (Photo by Ulet Ifansasti/Getty Images)
ILustrasi vaksin COVID-19 (Foto: Getty Images/Ulet Ifansasti)
Jakarta -

Dinas Kesehatan DKI Jakarta menerima 49.120 dosis vaksin COVID-19 jenis Zifivax dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes). Puluhan ribu vaksin COVID-19 itu akan didistribusikan ke 44 Puskesmas kecamatan di Jakarta.

"49.120 dosis Zivifax diterima oleh Dinkes DKI Jakarta dari Kemenkes RI pada 21 November 2022," tulis keterangan yang disampaikan melalui Instagram @dinkesdki, Selasa (22/11/2022).

Zifivax merupakan vaksin COVID-19 dengan platform protein subunit rekombinan antigen berasal dari spike glikoprotein yang akan merangsang pembentukan antibodi terhadap COVID-19. Dinkes DKI menjamin jenis vaksin ini aman dan berkualitas.

"Untuk mendapatkan Zifivax, silahkan langsung datang ke 44 Puskesmas kecamatan DKI Jakarta," jelasnya.

Selain di 44 Puskesmas, Zifivax juga tersedia di Taman Lapangan Banteng setiap Senin-Minggu pukul 09.00-12.00 WIB sampai dengan 31 Desember 2022.

Meski begitu, Zifivax hanya dapat diberikan untuk vaksinasi dosis pertama, kedua dan ketiga orang yang sudah berusia 18 tahun ke atas. Sedangkan untuk suntikkan ketiga (booster) hanya bisa untuk penerima vaksin primer (vaksin 1 dan 2) Sinovac atau Sinopharm.

"Zifivax sudah dapat diinput di pcare vaksinasi program (bukan vaksinasi gotong royong) sebagai booster bagi Sinovac dan Sinopharm," imbuhnya.

(taa/fas)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT