Jokowi dan Ma'ruf Bertemu di Solo Usai 1 Bulan Tak Berjumpa

ADVERTISEMENT

Jokowi dan Ma'ruf Bertemu di Solo Usai 1 Bulan Tak Berjumpa

Lisye Sri Rahayu - detikNews
Senin, 21 Nov 2022 20:02 WIB
Presiden Jokowi dan Wapres Maruf Amin saat bertemu di Solo, Jawa Tengah
Presiden Jokowi dan Wapres Ma'ruf Amin (Foto: dok. Setpres)
Jakarta -

Presiden Joko Widodo (Jokowi) berbicara 4 mata dengan Wapres Ma'ruf Amin tadi siang di Solo, Jawa Tengah. Jubir Wapres Masduki Baidlowi menyebut Jokowi dan Ma'ruf tidak bertemu selama 1 bulan karena kesibukan masing-masing.

"Pertemuan itu karena memang ternyata dengan berbagai kesibukan, baik kesibukan presiden, atau kesibukan wakil presiden sehingga sebulan lebih antara presiden dan wakil presiden tidak bertemu, presiden sibuk dengan persiapan KTT G20 dan kesibukan yang lain," kata Masduki dalam rekaman video yang diberikan Setwapres, Senin (21/11/2022).

Pertemuan itu berlangsung di Pangkalan Udara TNI AU Adi Soemarmo, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah, selama 30 menit. Jokowi dan Ma'ruf bertemu di ruang tunggu VVIP sesaat sebelum lepas landas menuju Pangkalan Udara TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta, setelah melaksanakan kunjungan kerja di Surakarta.

Masduki mengatakan Jokowi sebelumnya sibuk dalam agenda ASEAN hingga KTT G20 di Bali. Sementara Ma'ruf menghadiri KTT COP27 di Sharm El-Sheikh, Mesir dan agenda kenegaraan lainnya.

Masduki menyebutkan Jokowi dan Ma'ruf membahas berbagai mengenai isu-isu terkini. Ma'ruf juga melaporkan akselerasi pembangunan kesejahteraan di Papua kepada Jokowi.

"Wapres melaporkan mengenai rencana akan berkunjung ke Papua selama seminggu dalam rangka meninjau Daerah Otonomi Baru di Papua," papar Masduki.

"Jadi wapres sebagai penanggung jawab urusan Papua melapor kepada Presiden Jokowi apa saja yang akan dilakukan oleh Wapres ketika akan berkunjung ke Papua, termasuk juga akan membawa sejumlah Menteri," tambahnya.

Ma'ruf juga menyampaikan aspirasi terkait penambahan asrama mahasiswa di Mesir. Masduki mengatakan saat Ma'ruf melakukan kunjungan kerja ke Mesir, Ma'ruf menerima aspirasi dari mahasiswa Indonesia yang sedang melakukan studi di Mesir tentang kekurangan asrama bagi pelajar ini. Wapres pun berjanji akan menyampaikan aspirasi ini langsung kepada Presiden saat keduanya bertemu.

"Wapres menyanggupi ketika dialog dengan para mahasiswa itu untuk disampaikan kepada Bapak Jokowi. Bahkan nanti kalau disetujui pembangunan asrama itu akan diberi nama asrama Bapak jokowi," ungkapnya.

Masduki menegaskan bahwa pertemuan kedua pemimpin ini menandakan hubungan harmonis di antara keduanya. Sebab, kata Masduki, ketidakhadiran Ma'ruf dalam perhelatan KTT G20 di Bali pada 15-16 November 2022 menimbulkan banyak pertanyaan dan praduga dari masyarakat.

"Isu tersebut tidak benar, selama ini Presiden dan Wapres bekerja beriringan, dan saling berbagi tugas kenegaraan. Bahwa yang namanya Presiden dan Wapres itu satu irama, satu jalan, tidak ada pertentangan apa pun, itu yang penting," pungkasnya.

(lir/imk)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT