Nikita Mirzani Minta Hakim Batalkan Dakwaan Jaksa

ADVERTISEMENT

Nikita Mirzani Minta Hakim Batalkan Dakwaan Jaksa

Bahtiar Rifa'i - detikNews
Senin, 21 Nov 2022 14:30 WIB
Nikita Mirzani
Nikita Mirzani di persidangan (Ahsan/detikHOT)
Serang -

Nikita Mirzani meminta majelis hakim membatalkan dakwaan jaksa penuntut umum yang mendakwanya melakukan pencemaran nama baik. Ia juga meminta majelis hakim mengeluarkan dirinya dari Rutan Serang dan membebaskannya dari setiap dakwaan.

"Saya sebagai terdakwa memohon majelis memutuskan menyatakan bahwa surat dakwaan jaksa penuntut umum batal demi hukum, dinyatakan tidak dapat diterima atau tidak sah, memerintahkan jaksa mengeluarkan Nikita Mirzani dari Rutan Serang," kata Nikita dalam eksepsinya di PN Serang, Senin (21/11/2022).

Nikita mengatakan, secara yuridis, apa yang ia unggah di Instagram bukanlah pencemaran nama baik. Dia mengklaim unggahannya tersebut merupakan imbauan agar polisi bertindak adil.

Nikita juga menilai dakwaan jaksa kontradiktif. Selain itu, menurutnya, apa yang ia unggah juga merupakan sebuah fakta.

"Di uraian jaksa bahwa postingan tersebut bukan berasal dari saya pribadi. Berita tersebut saya dapatkan di media online melalui pers, uraian tersebut adalah uraian bertolak belakang karena di satu sisi saya melakukan pencemaran nama baik, namun penuntut umum bahwa saya bukan melakukan pencemaran, berita itu dari media sosial, maka secara yuridis dakwaan jelas kabur, batal demi hukum, atau tidak diterima karena secara yuridis karena berita melalui online, maka menjadi kewenangan Dewan Pers yang harus terlebih dahulu membenarkan tidaknya dari media online tersebut," katanya.

Lebih lanjut, Nikita juga menilai PN Serang tidak berwenang untuk melanjutkan dakwaan jaksa. Menurutnya, Dewan Pers-lah yang berwenang menunjukkan bahwa berita itu benar atau tidak.

Nikita juga menyebut dakwaan kerugian Rp 17,5 juta tidak logis dan mengherankan. Dia pun merasa jaksa telah menzaliminya.

"Bahwa penuntut umum telah melakukan perbuatan zalim dengan membuat fitnah keji dalam dakwaan yang ditujukan ke saya. Hukum seperti ini tidak bisa dibiarkan dan menghancurkan sendi keadilan. Kriminalisasi ini zalim, sewenang-wenang, dilakukan polres dan jaksa," papar Nikita.

Nikita juga bertanya ke majelis hakim soal apakah dirinya pernah merugikan negara, pernah melakukan teror ke negara, termasuk merusak fasilitas negara.

"Sebelum eksepsi ini saya akhiri, berpesan ke Mahendra Dito agar jadi lelaki sejati," ungkapnya.

(bri/mae)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT