3 Ulah Pelajar Jadi Sorotan: Tendang Nenek-Bully Teman hingga Pingsan

ADVERTISEMENT

3 Ulah Pelajar Jadi Sorotan: Tendang Nenek-Bully Teman hingga Pingsan

Tim detikcom - detikNews
Senin, 21 Nov 2022 14:09 WIB
Tangkapan layar video viral pelajar tendang nenek di Tapsel
Tangkapan layar video viral pelajar tendang nenek di Tapsel (Istimewa)
Jakarta -

Media sosial (medsos) tengah diramaikan video ulah sejumlah pelajar di beberapa daerah di Indonesia. Kasus tersebut di antaranya penganiayaan hingga perundungan.

Tiga kasus yang menjadi sorotan publik ialah pelajar menendang nenek di Tapanuli Selatan, Sumatera Utara (Sumut), siswa Bandung bully rekan, dan siswa SMP di Sidoarjo memaki personel Polisi Lalu Lintas (Polantas).

1. Pelajar Tendang Nenek hingga Tersungkur

Kasus pertama yang menjadi sorotan ialah pelajar Tapsel menendang nenek hingga tersungkur. Dalam video yang beredar, tampak video itu direkam dari arah belakang.

Di dalam video, tampak ada tiga sepeda motor yang berhenti dengan masing-masing ditumpangi dua orang. Terlihat nenek tersebut awalnya berbincang dengan salah satu pelajar.

Kemudian, datang seorang pelajar dan menendang nenek tersebut hingga jatuh tersungkur. Video tersebut lalu viral di medsos.

Polisi bergerak lalu mengamankan enam pelajar. Polisi lalu memanggil orang tua (ortu) dari para pelajar tersebut, pihak sekolah, hingga kepala desa setempat. Polisi juga mencari nenek yang menjadi korban.

Ortu pelajar meminta maaf atas aksi kurang ajar tersebut. Mereka menyampaikan permintaan maaf kepada korban, keluarga korban, dan masyarakat umum.

Berdasarkan pemeriksaan polisi, video itu direkam salah satu pelajar yang ada di rombongan. Video itu lalu beredar setelah salah satu pelajar meminta video tersebut dan dikirim atau disebarkan ke grup WhatsApp (WA).

2. Siswa Bandung Bully Rekan hingga Pingsan

Kasus kedua terjadi di Bandung. Polisi sudah turun tangan di kasus perundungan (bullying) di salah satu SMP di Bandung.

Peristiwa itu terjadi di SMP Plus Baiturrahman Ujungberung, Kota Bandung, yang yang dilakukan sesama siswa. Polisi kini sudah memeriksa sejumlah saksi, termasuk terduga pelaku perundungan.

"Terduga pelaku baru satu orang, mungkin yang jadi saksi bisa saja jadi pelaku," ujar Kapolsek Ujungberung Kompol Karyaman di SMP Plus Baiturrahman Ujungberung, dilansir detikJabar, Sabtu (19/11).

Karyaman mengatakan pihaknya telah memeriksa total lima saksi. Hingga kini pihaknya masih melakukan pendalaman.

Simak berita selengkapnya di halaman selanjutnya.

Lihat juga Video: Polisi Periksa Terduga Pelaku Bully Siswa di SMP Bandung

[Gambas:Video 20detik]





ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT