Kunker ke London, Pimpinan DPRD DKI Pelajari soal Bus Listrik

ADVERTISEMENT

Kunker ke London, Pimpinan DPRD DKI Pelajari soal Bus Listrik

Tiara Aliya Azzahra - detikNews
Senin, 21 Nov 2022 14:03 WIB
Ilustrasi Gedung DPRD DKI Jakarta di Jl Kebon Sirih
DPRD DKI Jakarta (Wilda Hayatun Nufus/detikcom)
Jakarta -

Sejumlah anggota DPRD DKI Jakarta melakukan kunjungan kerja (kunker) ke London, Inggris, selama lima hari. Kunker tersebut dilakukan untuk mempelajari pengelolaan bus listrik.

Para wakil rakyat yang bertolak ke London di antaranya Ketua DPRD DKI Prasetyo Edi Marsudi, Wakil Ketua DPRD Zita Anjani, Sekretaris Fraksi PAN Oman Rohman Rakinda, Bendahara Fraksi PAN Farazandi Fidinansyah, Bendahara Fraksi PKB-PPP Sutikno, Wakil Ketua Fraksi PDIP Pandapotan Sinaga, serta Ketua Fraksi PKB-PPP Hasbiallah Ilyas. Mereka tidak didampingi oleh eksekutif.

"Itu kunjungan kerja soal bus listrik supaya Jakarta ini, bagaimana Jakarta biar biru, nggak polusi," kata Hasbiallah kepada wartawan, Senin (21/11/2022).

Hasbiallah tak memerinci kapan kunker itu digelar. Yang jelas, kunker diadakan selama lima hari. Di sana, mereka bertemu dengan sejumlah petinggi perusahaan pengelola bus di London.

"(Total) lima hari, pulang pergi (jadi) tujuh hari," jelasnya.

Anggota Komisi B itu memandang Kota London bisa dijadikan percontohan bagi Jakarta dalam hal pengelolaan bus. Apalagi, kata dia, Jakarta saat ini berkomitmen meningkatkan layanan publik di bidang transportasi.

"Gas emisi Jakarta, masalah katanya mau menaikkan layanan publik, di sana kan sangat bagus sekali buat percontohan," ujarnya.

Hasbiallah memandang kegiatan ini merupakan bagian dari fungsi pengawasan yang dijalankan oleh anggota Dewan. Nantinya DPRD akan menerbitkan rekomendasi yang bisa diimplementasikan oleh Pemprov DKI.

"Kan kita bagian pengawasan, kita memberikan saran. Selama ini kan pemerintah daerah nggak jalan. Apa coba perubahannya, busway begitu-begitu saja," ucapnya.

"Harus diberikan rekomendasi dan menurut saya harus ikuti kalau kita mau jadi kota yang maju," tandasnya.

(taa/yld)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT