Sempat Ada Pemotor Nyebur, Got di Pamulang Ini Dilanjut Lagi Pengerjaannya

ADVERTISEMENT

detikcom Do Your Magic

Sempat Ada Pemotor Nyebur, Got di Pamulang Ini Dilanjut Lagi Pengerjaannya

Andhika Prasetia - detikNews
Senin, 21 Nov 2022 11:58 WIB
Pembangunan got (drainase) di Jl Setiabudi, Pamulang Timur, Tangsel, 21 November 2022 pagi. (Andhika Prasetia/detikcom)
Pembangunan got (drainase) di Jl Setiabudi, Pamulang Timur, Tangsel, 21 November 2022 pagi. (Andhika Prasetia/detikcom)
Tangsel -

Got di Jl Setiabudi, Pamulang Timur, ini sempat menjadi lokasi kecelakaan tunggal pemotor terperosok ke dalam drainase. Got ini memang belum selesai dibangun. Pembangunan dilanjutkan lagi.

Terpantau di kawasan Kota Tangerang Selatan ini, Senin (21/11/2022), pengerjaan mulai dilakukan sejak pagi hari.

Terlihat sejumlah pekerja menyelesaikan proyek drainase di ruas jalan ini. Material untuk drainase sudah mulai dipasang oleh pekerja.

Terlihat garis pembatas antara proyek dan jalan raya juga sudah dipasang. Penyedot air got disiagakan.

Pembangunan got (drainase) di Jl Setiabudi, Pamulang Timur, Tangsel, 21 November 2022 pagi. (Andhika Prasetia/detikcom)Pembangunan got (drainase) di Jl Setiabudi, Pamulang Timur, Tangsel, 21 November 2022 pagi. (Andhika Prasetia/detikcom)

Pada Senin (14/11) siang pekan lalu, seorang pesepeda motor tercebur ke got ini karena mengantuk. Got bagian ini memang belum rampung dikerjakan sehingga bagian atasnya masih terbuka, belum seperti got di sisi-sisi terdekatnya yang sudah selesai dikerjakan sehingga sudah tertutup.

Pembangunan got (drainase) di Jl Setiabudi, Pamulang Timur, Tangsel, 21 November 2022 pagi. (Andhika Prasetia/detikcom)Pembangunan got (drainase) di Jl Setiabudi, Pamulang Timur, Tangsel, 21 November 2022 pagi. (Andhika Prasetia/detikcom)

Sebelumnya, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Banten Arlan Marzan menjelaskan pekerjaan ini adalah proyek drainase sepanjang 135 meter. Waktu pelaksanaannya adalah 180 hari terhitung sejak 4 Juli hingga 30 Desember.

"Target penanganan drainasenya tahun 2022 ini," kata Arlan Marzan kepada detikcom di Serang, 6 Oktober lalu.

(dnu/dnu)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT