Cerita Perawat Tangani Urip 'Meninggal Hidup Lagi' Sebelum Dibawa ke RS

ADVERTISEMENT

Cerita Perawat Tangani Urip 'Meninggal Hidup Lagi' Sebelum Dibawa ke RS

Rizky Adha Mahendra - detikNews
Minggu, 20 Nov 2022 19:58 WIB
Polisi akan memeriksa sejumlah pihak untuk mengungkap fakta kabar pria bernama Urip Saputra yang meninggal lalu hidup lagi. (Tangkapan layar video viral)
Urip Saputra saat berpura-pura meninggal di dalam peti (Tangkapan layar video viral)
Jakarta -

Polisi telah menyebut Urip Saputra, pria asal Rancabungur, Kabupaten Bogor, Jawa Barat berpura-pura mati untuk menghindari utang. Salah seorang perawat klinik di Kawasan Rancabungiur, Herlin, menceritakan keadaan Urip sebelum dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Bogor.

"Awalnya, ada tiga orang ke sini (klinik) datang, ngetuk-ngetuk klinik tengah malem, Jumat malem. Katanya darurat, saya kaget, darurat tapi kok enggak ada kliennya yang dibawa," kata Herlin saat dihubungi, Minggu (20/11/2022).

Salah satu dari mereka, lanjut Herlin, berkata ingin meminjam oksigen. Kemudian Herlin meminjamkan oksigen tersebut.

"5-10 menit, datanglah ambulans yang ngantarnya banyakan, ada lebih dari sepuluh orang," ujarnya.

Saat dilihat, ternyata di dalam ambulans tersebut ada peti mati. Herlin melihat Urip berada di dalam peti mati yang terbuka itu.

"Saya periksa si klien, saya cek nadi, nafas, memang si klien masih hidup saat dibawa ke klinik, memang cuma dalam keadaan di dalam peti," ungkapnya.

Herlin memberi bantuan pertama berupa oksigen kepada Urip. Kemudian, dia juga mengecek respons dari Urip.

"Matanya berkedip, cuma enggak ngebuka matanya. Jari tangan juga bergerak. Terakhir sebelum dibawa ke RS, si klien juga sempat miring ke kanan, setelah itu langsung dirujuk ke RS terdekat," tuturnya.

Orang-orang yang datang dengan ambulans tersebut, berkata kepada Herlin bahwa Urip sempat meninggal atau mati suri. Namun menurutnya, bahwa yang mengantar tersebut mayoritas relawan.

"Istrinya juga enggak ikut, akhirnya ada pihak keluarga (keponakan) yang ikut ke klinik. Cuma enggak ada penjelasan saat ditanya siapa yang menyatakan meninggal. Diminta surat kematian pun pada enggak ada yang tahu," ucapnya.

Setelah ditangani di klinik, Urip kemudian dibawa ke RSUD Kota Bogor. Herlin sempat menduga bahwa Urip seperti orang masih hidup yang sudah dianggap meninggal.

"Kalau saya waktu pertama nanganin, sempet cerita sama suami, itu mah kayak orang hidup dianggap meninggal," pungkasnya.

(aik/aik)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT