Pantai Pangandaran Surga Baru Bagi Peselancar
Senin, 24 Jul 2006 09:12 WIB
Pangandaran - Gempa dan tsunami yang terjadi di Pangandaran tidak hanya menyisakan kesedihan bagi warga. Namun ternyata juga membawa berkah bagi peminat olahraga selancar (surfing). Ombak di Laut Selatan ini menjadi lebih bagus dibanding sebelum terjadinya tsunami.Hal ini terlihat ketika Wawan (30) bersama dengan 10 rekannya asik berselancar di laut. Mereka berusaha menghilangkan trauma yang mereka alami."Efek dari tsunami kemarin, ombak jadi bagus buat surfing. Biasanya hari pasang saja ombaknya bagus. Sekarang sepanjang hari bagus terus," kata Wawan saat ditemui detikcom di Pantai Barat Pangandaran, Senin (24/7/2006). Wawan mengaku dia dan teman-temannya sudah mulai mengerjakan hobinya ini sejak Minggu (23/7) sore. Namun dia tidak dapat memastikan apakah pantai ini sudah aman atau belum."Kita sudah dari kemarin sore surfing lagi. Dan kalau dibilang aman, kita tidak dapat memastikan," ujar anggota Batu Mandi Surf Club ini.Menurutnya, kegiatan ini sengaja dilakukannya untuk menghilangkan trauma yang dialaminya. Selain itu, dia dan teman-temannya ingin menghilangkan kesan bahwa Pangandaran masih bahaya."Kita ingin membuktikan bahwa Pangandaran sudah tidak berbahaya lagi," imbuh peselancar yang sudah menggeluti olahraga ini sejak 10 tahun lalu itu.Wawan menceritakan, sebelum tsunami menerjang Pantai Barat Pangandaran, dia bekerja sebagai penjaga pantai. Wawan juga membuka kursus berselancar di tempat dia bekerja itu."Saya tidak dibayar per jam. Tapi pokoknya sampai mereka bisa berdiri di atas papan selancar. Harga tergantung nego. Friendly lah," ujarnya.
(ary/)











































