ADVERTISEMENT

Analisis BMKG soal Gempa M 6,8 Guncang Enggano Bengkulu

Marlinda Oktavia Erwanti - detikNews
Jumat, 18 Nov 2022 22:45 WIB
Seismograph with paper in action and earthquake - 3D Rendering
Foto ilustrasi gempa. (Getty Images/iStockphoto/Petrovich9)
Jakarta -

Gempa berkekuatan magnitudo (M) 6,8 mengguncang Enggano, Bengkulu. BMKG mengatakan gempa tersebut terjadi akibat adanya aktivitas subduksi lempeng Indo-Australia terhadap lempeng Eurasia.

"Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat adanya aktivitas subduksi lempeng Indo-Australia terhadap lempeng Eurasia," kata Kepala Pusat Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, Daryono, melalui keterangan tertulis, Jumat (18/11/2022).

Daryono melanjutkan, berdasarkan analisis BMKG, gempa bumi ini memiliki mekanisme pergerakan naik (thrust fault).

"Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa bumi memiliki mekanisme pergerakan naik (thrust fault)," lanjutnya.

Gempa ini dirasakan dalam skala IV MMI di Enggano. Skala IV MMI artinya getaran dirasakan oleh orang banyak dalam rumah. Kemudian, dirasakan dalam skala intensitas III-IV MMI di Muko-muko, Bengkulu Utara, dan daerah Kota Bengkulu.

Gempa juga dirasakan di daerah Liwa dengan skala intensitas II MMI. Artinya, getaran dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang

"Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempabumi ini TIDAK BERPOTENSI TSUNAMI," kata Daryono.

BMKG pun mengimbau masyarakat tetap tenang. Warga juga diminta tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.

"Agar menghindari dari bangunan yang retak atau rusak diakibatkan oleh gempa. Periksa dan pastikan bangunan tempat tinggal Anda cukup tahan gempa ataupun tidak ada kerusakan akibat getaran gempa yang membahayakan kestabilan bangunan sebelum Anda kembali ke dalam rumah," paparnya.

Gempa M 6,8 ini sebelumnya terjadi pada pukul 20.37.06 WIB. Episenter gempabumi terletak pada koordinat 4,90° LS-100,65° BT atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 186 Km arah Barat Laut, Enggano, Bengkulu, pada kedalaman 15 km.

Hingga pukul 21.20 WIB, hasil monitoring BMKG menunjukkan adanya aktivitas 2 gempa bumi susulan (aftershock) dengan magnitudo terbesar M 5,6.

(mae/isa)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT