Polisi Tak Temukan Proyektil Senjata Mr X
Minggu, 23 Jul 2006 11:51 WIB
Jakarta - Tak puas dengan rasa kesalnya, Mr X menembakkan peluru ke arah penumpang mobil Daihatsu Espass B 9209 ZR, Sabtu 22 Juli. Peluru melesat entah ke mana. Alhasil polisi tak menemukan peluru itu."Tidak ada proyektil di tempat kejadian perkara (TKP)," ujar Wakapolsek Penjaringan AKP Santoso kepada detikcom, Minggu (23/7/2007).Santoso menambahkan, ketika polisi mendatangi TKP, hanya membawa barang bukti mobil. "Mobil itu telah berlubang peluru. Tapi kami tidak menemukan proyektil. Mungkin karena TKP di jalan tol," katanya.Karena tak adanya proyektil, polisi pun sulit melakukan uji balistik untuk mengetahui jenis dan identitas pemilik senapan yang digunakan Mr X. "Untuk uji balistik kita membutuhkan proyektil sehingga bisa diketahui jenis laras dari senapan itu. Dari jenis laras, kita bisa tahu identitas pemilik senjata," jelasnya.Sedangkan melalui lubang peluru pada mobil, ditambahkan Santoso, tidak bisa menjadi alat deteksi jenis senjata. "Susah sekali apabila melalui lubang peluru yang kita temukan di mobil korban," imbuhnya.Menurut Santoso, saat ini polisi sedang mengembangkan penyidikan kasus penembakan di di jalan tol Pluit, Jakarta Utara dengan memeriksa 2 orang saksi. 2 Saksi itu adalah teman dari Dadang Sunandar, korban penembakan, yakni Dede Riadi dan Eko Kurniawan. Kejadian penembakan ini bermula dari rasa kesal pada pengemudi Daihatsu Espass bernomor polisi B 9209 ZR, Mr X mengeluarkan kata kasat. Tak puas, peluru pun ditembakkan ke dinding mobil dan menembus perut Dadang Sunandar. Saat itu, menurut saksi, Mr X mengendarai mobil Mercy merah bernomor polisi B 1501 RI.
(wiq/)











































