SBY Minta Hak Anak Masuk APBD
Minggu, 23 Jul 2006 11:50 WIB
Jakarta - Banyaknya kasus-kasus kekerasan terhadap anak-anak mendapat perhatian serius Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). SBY pun menginstruksikan para kepala daerah untuk memprioritaskan program perlindungan dan pemenuhan hak anak-anak."Pemerintah daerah perlu menunjukkan kesungguhannya dalam perlindungan hak anak sebagaimana telah digariskan dalam program nasional. Berikan anggaran khusus untuk anak dalam APBD, beri pelayanan gratis pembuatan akta kelahiran," kata SBY dalam pidato puncak peringatan Hari Anak Nasional di Sasana Langen Budoyo, TMII, Jakarta, Minggu (23/7/2006).Perangkat hukum tentang perlindungan dan kesejahteraan anak, menurut SBY, sebenarnya sudah memadai, namun ia mengakui instrumen-instrumen yang melengkapi produk hukum tersebut belum sepenuhnya menjamin terlaksananya perlindungan dan penegakan hak anak.Hal itulah yang menyebabkan hingga sekarang masih banyak kasus-kasus pelanggaran hak anak-anak seperti diskriminasi, perlakuan tidak manusiawi, eksploitasi, penelantaran dan perdagangan anak. Pemerintah pun berjanji akan terus berupaya keras untuk memperbaiki hal tersebut, di antaranya dengan mendorong pembentukkan Komisi Perlindungan Anak di daerah.Presiden dalam kesempatan tersebut memberikan penghargaan kepada para pemenang lomba tulis anak-anak dan Duta Anak Indonesia.SBY juga memberikan penghargaan pada dua artis cilik yaitu Aditya R dan Ahmad Fadila atas peran-perannya yang menggambarkan semangat dan upaya keras anak Indonesia untuk meraih cita-cita.
(ddn/)











































