Kemendagri dan Pemprov Jabar Teken Komitmen Atasi Sampah di Sungai Citarum

ADVERTISEMENT

Kemendagri dan Pemprov Jabar Teken Komitmen Atasi Sampah di Sungai Citarum

Adrial Akbar - detikNews
Jumat, 18 Nov 2022 13:13 WIB
Kemendagri dan Pemprov Jabar.
Kemendagri dan Pemprov Jabar. (Adrial Akbar/detikcom)
Jakarta -

Kemendagri menggelar rapat koordinasi aksi pengelolaan sampah di wilayah Daerah Aliran Sungai (DAS) Citarum, Jawa Barat. Acara ini sekaligus menandatangani perjanjian komitmen pemeliharaan Sungai Citarum oleh sejumlah kepala daerah di Jawa Barat.

Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) John Wempi Wetipo mengatakan rapat kerja (Raker) yang dilangsungkan hari ini adalah bentuk komitmen mengatasi permasalahan di Sungai Citarum.

"Pada hari ini di Raker yang diinisiasi oleh Kemendagri kita telah menandatangani komitmen kerjasama untuk mengatasi persampahan yang ada di Sungai Citarum," ujar John kepada wartawan di JS Luwansa Hotel, Jakarta Selatan, Jumat (18/11/2022).

Sementara itu, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menyebut salah satu langkah konkret mengatasi masalah Sungai Citarum adalah pembangunan tempat pengelolaan sampah. Pemprov Jawa Barat telah menyiapkan dana sejumlah Rp 500 miliar untuk membangun pengelolaan sampah di sekitar DAS Citarum.

"Salah satu yang paling konkret itu adalah dana hampir Rp 500 miliar ya, mayoritas nanti akan digunakan untuk membangun tempat pengelolaan sampah yang canggih lah ya," ujar Ridwan Kamil di JS Luwansa Hotel, Jakarta Selatan, Jumat (18/11/2022).

Ridwan Kamil mengungkap saat ini Sungai Citarum berstatus tercemar ringan. Status itu mengalami peningkatan dari 2018 dengan status tercemar berat.

"Revitalisasi sungai Citarum sangat luar biasa, kita mengalami banyak percepatan, salah satunya status sungai dari yang 2018 tercemar berat sekarang menjadi tercemar ringan," ujar Ridwan Kamil.

Ridwan Kamil mengatakan sudah ada percontohan pengelolaan sampah di sekitar Sungai Citarum. Namun jumlahnya masih dirasa kurang karena Sungai Citarum yang sangat besar.

"Jadi faktor utamanya itu jumlahnya. Percontohannya itu sudah ada satu-dua, tapi jumlahnya karena Citarum sangat besar maka tidak memadai kalau hanya dibangun satu atau dua. Minimal ada 30," ujarnya.

Oleh karena itu, Ridwan Kamil berharap usai ditandatanganinya komitmen ini, setiap kepala daerah dapat bekerja sama untuk mengatasi masalah Sungai Citarum. Diharapkan pula Sungai Citarum menjadi sungai yang bersih.

"Oleh karena itu, kita berkumpul hari ini agar setiap kepala daerah bisa berkomitmen, satu anggaran, dua penguatan lokasi sampah yang bisa didaur ulang, sehingga ujungnya Citarum bisa bersih jauh dari banjir dan juga kembali bisa menjadi sungai bersih bukan lagi menjadi sungai terkotor," ucapnya.

Adapun penandatanganan komitmen dilakukan sejumlah pihak di antaranya Gubernur Jawa Barat, Bupati Kabupaten Bandung, Bupati Purwakarta, Bupati Karawang, Wali Kota Bandung, Bupati Bandung Barat, Walikota Bandung, Pj Walikota Cimahi, hingga Dirjen Bina Pembangunan Daerah Kemendagri.

(idn/idn)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT