Ancaman Tsunami Nihil, Nelayan Pengandaran Boleh Melaut Lagi

Ancaman Tsunami Nihil, Nelayan Pengandaran Boleh Melaut Lagi

- detikNews
Sabtu, 22 Jul 2006 17:03 WIB
Pangandaran - Masyarakat Pangandaran sudah diperbolehkan melakukan aktivitasnya lagi. Bagi yang melaut, dipersilakan melaut. Begitu juga yang mengais rezeki dari berdagang."Masyarakat bisa beraktivitas seperti biasa, nelayan boleh melaut kembali," ujar Koordinator Observasi Gempa dan Tsunami Posko Bencana Pangandaran Bambang Suryo di Posko Bencana Pangandaran, Simpang Lima Pangandaran, Sabtu (22/7/2006).Pernyataan ini dikeluarkan berdasarkan hasil pengamatan alat pencatat gempa yang dipasang di Posko. Sejak gempa 6,8 SR yang memicu tsunami pada 17 Juli lalu, sampai sekarang tidak ada lagi gempa susulan yang bisa menghasilkan tsunami. Frekuensi gempa pun jauh menurun sampai hari ini. Berikut daftar frekuensi gempa yang tercatat di Posko Bencana Pangandaran:Tanggal 17/7/2006, 26 kali gempaTanggal 18/7/2006, 18 kali gempaTanggal 19/7/2006, 13 kali gempaTanggal 20/7/2006, 11 kali gempaTanggal 21/7/2006, 9 kali gempaTanggal 22/7/2006, 1 kali gempa (hingga pukul 13.00).Data-data itu menjadi dasar bagi Posko untuk menyatakan tsunami sudah tidak mengancam daerah Pangandaran lagi."Kalaupun terjadi gempa, jauh sekali lebih kurang 200 km lepas pantai Pangandaran. Jadi risiko tsunami sudah tak ada lagi," terang Bambang yang ditugaskan Badan Meterologi dan Geofisika (BMG) Pusat untuk mengamati langsung Pangandaran. (umi/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads