ISPA dan Diare Serang Pengungsi Pangandaran

ISPA dan Diare Serang Pengungsi Pangandaran

- detikNews
Sabtu, 22 Jul 2006 16:54 WIB
Pangandaran - Penyakit infeksi saluran pernafasan atas (ISPA) dan diare mulai menyerang pengungsi pada hari ke-4 pasca tsunami. Penyakit-penyakit ini timbul karena pengungsi sudah beberapa hari hidup dalam tenda, terkena angin danembun setiap malam."Sampai kemarin, diare 7 orang dan ISPA berat dan ringan sampai 30 orang," ungkap Koordinator Tim Medis dr Taqwa di Pengungsian Desa Purbahayu, Kecamatan Pangandaran, Sabtu (22/7/2006).Tim medis dari Asosiasi Dokter Asia ini menyebutkan, puncak tertinggi munculnya penyakit ini pada hari ketiga pengungsian, yakni Kamis 20 Juli lalu. Selain ISPA dan diare, muncul juga berbagai keluhan penyakit lainnya seperti darah tinggi, pegal linu dan penyakit-penyakit ringan lainnya. "Tekanan darah tinggi sampai 16 orang," tambah Taqwa.Total sampai hari ke-5 tanggap darurat ini sudah 108 dari 3.000-an pengungsi di Purbahayu yang ditangani tim medis ini. "Ada juga yang kita kunjungi ke rumah-rumah atau lokasi-lokasi pengungsian yang tersebar di beberapa tempat di desa ini," ujar Taqwa.Selain merawat penyakit yang baru muncul, sampai saat ini di posko tim medis ini masih dirawat satu orang korban langsung tsunami yang terluka."Bapak itu korban tsunami langsung yang badannya luka-luka dan telinganya penuh pasir," tutur Taqwa. (umi/)



Berita Terkait