Dugaan Pungli di SMAN Bekasi, RK Tegaskan Pungutan Harus Izin Gubernur

ADVERTISEMENT

Dugaan Pungli di SMAN Bekasi, RK Tegaskan Pungutan Harus Izin Gubernur

Rifat Alhamidi - detikNews
Kamis, 17 Nov 2022 17:13 WIB
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil.
Foto: Gubernur Jabar Ridwan Kamil (Rifat Alhamidi/detikJabar)
Bandung -

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil kembali menyoroti dugaan pungutan yang mencuat di SMAN 3 Bekasi. Pria yang akrab disapa Kang Emil itu menegaskan, pihak sekolah dilarang mengambil pungutan dari orang tua siswa tanpa seizinnya yang diwakili Disdik Jawa Barat.

"Karena sudah ada Peraturan Gubernur, tidak boleh ada pungutan-pungutan tanpa izin tertulis dari Kadisdik mewakili Gubernur. Karena kalau lihat seperti ini, nanti tidak terkendali," kata Ridwan Kamil di kampus Unpad Dipatiukur, Kota Bandung dilansir detikJabar, Kamis (17/11/2022).

Ia menegaskan segala bentuk pungutan harus seizin darinya ataupun Dinas Pendidikan. Sebab, ia tidak menginginkan pungutan itu malah memberatkan bahkan merugikan murid di sekolah.

"Nanti yang dirugikan adalah siswa. Bahwa ada urgensi, boleh dibicarakan, tapi enggak boleh ngambil keputusan sendiri. Yang jadi masalah adalah mengambil keputusan sendiri, itu tidak boleh," tuturnya.

Sebagaimana diketahui, Ridwan Kamil turut menyorot dugaan pungutan yang terjadi di SMAN 3 Bekasi. Melalui unggahan di akun Instagram pribadinya @ridwankamil, Kang Emil menegaskan tidak boleh ada pungutan tanpa seizin instansi terkait.

Disdik Jabar pun sudah menelusuri dugaan pungutan yang sempat disorot langsung Gubernur Ridwan Kamil. Disdik memastikan, isu itu mencuat di SMAN 3 Bekasi, Jawa Barat.

Baca berita selengkapnya di sini.

(rdp/idh)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT