Tampung Lumpur Panas, Tanah 12 Ha Dihibahkan Warga
Sabtu, 22 Jul 2006 08:15 WIB
Jakarta -
Musibah yang melanda warga Besuki akibat luapan lumpur panas membuat mereka tidak lagi menghiraukan harta benda. Para warga pun mnegikhlaskan, tanah mereka seluas 12 hektar dijadikan sebagai kolam penampung lumpur (Pond 5)."Tentang nilai sewa akan kita berlakukan sesuai dengan kesepakatan nilai sewa yang sudah ada sebelumnya," ujar Kepala Divisi Humas Lapindo Brantas Inc (Lapindo) Yuniwati Teryana dalam siaran persnya kepada detikcom Sabtu (22/7/2006).Untuk itu PT Lapindo Brantas Inc, juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada warga yang sudah merelakan tanahnya untuk dijadikan kolam penampungan lumpur tersebut.Sebelum pembayaran dilakukan, tim PT Lapindo juga akan melakukan verifikasi data baik menyangkut luas, administrasi kepemilikan tanah, dan termasuk juga tentang kategori lahan tersebut apakah lahan persawahan atau bukan."Karena jika bukan lahan sawah, tentu nilainya tidak sama dengan nilai sewa lahan persawahan," jelas Yuniwati. Terkait rencana pembuatan tanggul, Yuniwati menjelaskan, akan dilakukan sesuai dengan prosedur dan ketetapan yang berlaku."Tentu akan diperkuat sesuasi standar keselamatan dan keamanan yang diterapkan oleh tim-tim teknis," papar Yuniwati.
(ahm/)










































