Pengusaha Hotel Pangandaran Minta Kucuran Kredit Lunak
Sabtu, 22 Jul 2006 07:40 WIB
Pangandaran - Bencana tsunami berdampak pada hancurnya potensi pariwisata di Pangandaran. Oleh sebab itu, para pengusaha hotel di Pangandaran, mengharapkan pemerintah menjamin kredit lunak untuk membangun kembali Hotel mereka yang hancur."Saya harapkan, pemilik hotel dan restoran diberikan kredit lunak dan dijamin oleh pemerintah," ujar pejabat sementara ketua Persatuan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kab Ciamis H Adang Hadari, di Hotel Andaan, Pangandaran, Sabtu (22/7/2006) pagi.Selain itu, H Adang yang hotelnya juga terkena tsunami hingga rusak total, mengharapkan rekonstruksi Pangandaran harus dilakukan secara terpadu. "Pangandaran harus diselesaikan secara terpadu semua pelaku usaha terakomodir, infrastruktur jalan, penataan pantai, juga fasilitas lainnya harus lebih ditingkatkan," imbuhnya.Di kawasan selatan Kabupaten Ciamis ini, yang meliputi 4 pedesaan dari Pangandaran hingga Cimerak terdapat lebih dari 120-an hotel dan restoran. "Hotel berbintang cuma satu, bintang tiga Hotel Surya. Yang lain hanya tingkat melati," tutur H Adang.Namun jumlah hotel dan restoran ini belum meliputi rumah-rumah yang menyediakan homestay. H Adang mengaku, akibat tsunami ini, usahanya mengalami kerugian sekitar Rp 500 juta."Asumsi kerugian ada Rp 500 juta, dan paling dua bulan lagi baru saya bisa buka lagi," jelasnya.Berdasarkan data posko bencana Pangandaran sampai 21 Juli 2006 jumlah hotel yang hancur dan ruask mencapai 63 hotel.
(ahm/)











































