Semangkuk Bakso di Tengah Padatnya Kairo

ADVERTISEMENT

Laporan dari Mesir

Semangkuk Bakso di Tengah Padatnya Kairo

Elvan Sutrisno - detikNews
Kamis, 17 Nov 2022 12:28 WIB
Dua hari di Kairo, Mesir, rasanya merindukan Jakarta. Beruntungnya, di kota legendaris itu ada makanan yang lazim dinikmati di Indonesia, yaitu bakso.
Foto bakso berlatar Cairo Tower (Staf KLHK)
Kairo -

Dua hari di Kairo, Mesir, rasanya sudah rindu Jakarta. Ibu kota Mesir sekaligus kota terbesar di jazirah Arab itu memang sangat padat, lengkap dengan kencangnya angin yang menghamburkan debu di transisi menuju musim dingin.

Untungnya, di tengah kerinduan pada Tanah Air, masih bisa merasakan kearifan lokal Indonesia di tengah padatnya Kota Kairo. Di tengah gang-gang sempit kota legendaris itu, ternyata masih bisa ditemukan makanan yang lazim dinikmati di Indonesia, yakni bakso urat.

Mungkin makan bakso ini di Indonesia akan terasa biasa saja, tapi makan bakso setelah beberapa kali nyaris diserempet bajaj dan menyeberang jalanan padat di Kairo sungguh terasa istimewa.

Dua hari di Kairo, Mesir, rasanya merindukan Jakarta. Beruntungnya, di kota legendaris itu ada makanan yang lazim dinikmati di Indonesia, yaitu bakso.Harganya rata-rata antara 40 EGP (Egyptian Pound) sampai 50 EGP atau sekitar Rp 27 ribu sampai Rp 33 ribuan (Staf KLHK)

Konon, ada banyak 'warung bakso' di Kairo. Rata-rata dikelola oleh mahasiswa Indonesia yang sedang menuntut ilmu di Mesir. Kebetulan detikcom berkesempatan mengunjungi Bakso Galaxy, yang terletak di lantai 2 deretan flat tempat tinggal mahasiswa di Darrasah, Kairo, Kamis (10/11/2022).

Redaksi detikcom kebetulan mampir di Kairo sebelum kembali ke Jakarta sepulang dari KTT Iklim COP27 di Sharm El Sheikh, sebuah kota wisata di tepi Laut Merah. Nah, setelah lelah berkeliling Pasar Khan El Khalili, pasar tradisional yang menjual beragam barang khas Mesir, kami langsung request makan bakso ke pemandu yang tak lain adalah mahasiswa Indonesia di Mesir.

Pemandu pun membawa kami berjalan kaki menelusuri gang-gang sempit. Beberapa kali kami ketemu bajaj yang tidak ngerem sama sekali, mobil yang berhadap-hadapan tanpa ada yang mengalah, juga klakson yang tak henti-henti terdengar, yang membuat kami mudah mengingat Kairo. Debu dan angin malam yang mulai terasa dingin melengkapi perjalanan kami sampai tiba di Bakso Galaxy.

Dua hari di Kairo, Mesir, rasanya merindukan Jakarta. Beruntungnya, di kota legendaris itu ada makanan yang lazim dinikmati di Indonesia, yaitu bakso.Dua hari di Kairo, Mesir, rasanya merindukan Jakarta. Beruntungnya, di kota legendaris itu ada makanan yang lazim dinikmati di Indonesia, yaitu bakso (Staf KLHK)

Setelah naik tangga, kami langsung masuk ke sebuah ruangan 8x4 meter yang disulap jadi warung bakso. Tampak beberapa mahasiswa sedang bercengkerama sambil makan donat sembari menunggu bakso dihidangkan. Menunya macam-macam, ada bakso kikil, bakso ayam, bakso tahu, bakso gajih, sampai bakso mercon. Harganya rata-rata mulai 40 EGP (Egyptian Pound) sampai 50 EGP atau sekitar Rp 27 ribu sampai Rp 33 ribuan.

Memilih bakso mercon memang langsung ketemu alasan penamaannya. Pedas sekali. Tapi es teh manis yang disajikan dalam gelas kaca, yang memberi kesan sedang makan bakso di pinggir jalan di kampung halaman, menjadikan sensasinya luar biasa. Apalagi bakso yang sedang kami nikmati salah satu yang paling populer di Kairo.

Dua hari di Kairo, Mesir, rasanya merindukan Jakarta. Beruntungnya, di kota legendaris itu ada makanan yang lazim dinikmati di Indonesia, yaitu bakso.Di warung bakso ini disediakan beragam menu seperti bakso kikil, bakso ayam, bakso tahu, bakso gajih, sampai bakso mercon (Staf KLHK)
(van/jbr)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT