Andre Rosiade Sebut Ada Menteri Hambat Program Food Estate Prabowo

ADVERTISEMENT

Andre Rosiade Sebut Ada Menteri Hambat Program Food Estate Prabowo

Dwi Andayani - detikNews
Kamis, 17 Nov 2022 06:36 WIB
Jakarta -

Jubir Partai Gerindra Andre Rosiade menyebut adanya salah satu menteri yang menghambat kerja Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto. Andre menyebut orang tersebut menghambat program food estate.

Andre awalnya menjelaskan kerja-kerja yang dilakukan Prabowo sebagai Menhan. Salah satunya memastikan Indonesia memiliki kekuatan pertahanan, tidak terjadi perang hingga negara-negara lain dapat bersikap baik.

"Bagaimana memastikan Indonesia ini aman tidak terjadi perang dengan kekuatan kita yang kuat, Indonesia punya efek gentar yang jelas otomatis negara-negara akan bersikap baik pada kita, itu yang dilakukan oleh Pak Prabowo karena itu amanah yang diberikan oleh Pak Jokowi kepada beliau dan dia fokus bekerja," ujar Andre dalam Adu Perspektif, Rabu (16/11/2022).

Andre menilai dengan kinerja Prabowo yang baik dan fokus dalam bekerja ini lah yang membuat Presiden Jokowi memberikan dukungan pada Prabowo di pilpres 2024.

"Dan karena dia fokus bekerja, kinerjanya baik kerjanya, kerjanya moncer, itu diapresiasi oleh presiden dengan bilang ini sudah jatahnya Pak Prabowo jadi presiden karena kinerja Pak Prabowo jelas kerja," tuturnya.

Andre lantas menjelaskan program food estate yang menjadi ranah dari Menhan. Namun Andre mengatakan Prabowo tidak dapat menjalankan program food estate lantaran adanya salah satu menteri yang tidak memberikan izin lahan.

"Food estate itu memang ada di Undang-undang pertahanan tapi waktu itu nggak bisa dieksekusi setau saya ya, karena ada menteri yang nggak mau kasih izin kasih lahan," kata Andre.

"Jadi tidak ada izin sama sekali dari salah satu kementerian, jadi tidak bisa dieksekusi," tuturnya.

Sehingga Andre menyebut tidak benar jika adanya informasi bahwa program food estate Prabowo gagal. Sebab menurutnya hal ini tidak bisa dieksekusi lantaran tidak adanya izin yang diberikan.

"Jadi kalau ada viral-viral bahwa food estate Pak Prabowo gagal itu nggak benar karena emang lahannya nggak dikasih jadi nggak bisa dieksekusi meskipun program itu baik," ujarnya.

(dwia/zap)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT