Isu Gempa Tak Terbukti, Warga Pantai Selatan Jatim Pulang
Sabtu, 22 Jul 2006 01:35 WIB
Surabaya -
Informasi akan terdapat gempa besar di Jawa Timur (Jatim) ternyata tidak terbukti. Warga pun sebagian besar pulang dari pengungsian. Mereka pulang meski masih diliputi perasaan was-was.Hingga pukul 01.00 WIB Sabtu (22/7/2006) dinihari, warga yang sebgelumnya menyelamatkan diri ke dataran tinggi, kini sudah mulai kembali ke rumahnya masing-masing.Informasi yang dihimpun detikcom, suasana kepanikan sudah mulai mereda di Pacitan, Trenggalek maupun Kab Blitar. Warga berani turun gunung setelah mendapat kepastian dari pihak kepolisian dan pemda bahwa isu bakal terjadinya gempa tidak benar alias bohong.Hal ini diakui oleh Ny Dewi, warga Desa Sundeng, Pacitan, ia beserta tiga anaknya mengaku, sejak pukul 22.00 sempat panik dan mengungsi sejauh 1,5 kilometer ke perbukitan dengan warga yang lain."Kata para tetangga, peringatan itu dari pengurus RT. Karena kita tidak ingin mati konyol, saya sekeluarga langsung memilih mengungsi saja dan hanya membawa harta benda secukupnya," ujar Dewi yang mengaku sedang menuju pulang ke rumah meski dengan hati berdebar dan khawatir.Kondisi serupa juga terjadi di Blitar dan Trengggalek. Bupati Blitar Heri Nugroho, tetap meminta kepada masyarakat untuk tetap waspada meskipun isu itu tidak bisa dipertanggungjawabkan. "Saya sudah cek ke BMG dan Pemprov Jatim, tidak benar kabar itu. Gempa itu tidak bisa diprediksikan," katanya.Heri pun langsung memerintahkan aparat di kecamatan untuk menenangkan masyarakat dan kembali ke rumah masing-masing. Upaya ini juga dilakukan aparat Kepolisian Blitar dan jajajrannya. Namun meski sudah banyak warga yang pulang tapi masih ada juga warga lainnya yang bertahan di pegunungan.
(ahm/)
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan










































