Jawa dan Sumatera Waspada Gempa Susulan
Sabtu, 22 Jul 2006 01:12 WIB
Jakarta - Indonesia masih akan terus dilanda gempa bumi berkekuatan kecil dalam beberapa hari ke depan. Karena aktifitas patahan yang masih berlangsung terutama di sepanjang pantai selatan Jawa dan pantai barat Sumatera. Namun tidak dapat diprediksikan dapat menimbulkan tsunami atau tidak. Penjelasan tersebut disampaikan oleh Kapuslit Geoteknologi LIPI, Heri Haryono dalam jumpa pers di Gedung Sasana Widya Sarwono LIPI, Jalan Gatot Subroto, Jakarta, Jumat (21/7/06). "Memang umunya terjadi di selatan Jawa, seperti Pangandaran dan Cilacap. Tapi bukan tidak mungkin juga terjadi di Selat Sunda. KArena zona subduksinya tetap disana," jelas Heri. Hal senada juga dijelaskan oleh Deputi Ilmu Kebumian LIPI, Jan Sophaheluwakan, bahwa proses gempa di Indonesia khususnya di pulau Jawa akan terus berlangsung. "Hanya saja frekuensinya lebih kecil dibandingkan gempa di Sumatera", jelasSophaheluwakan. Untuk kasus gempa di Selat Sunda yang berkekuatan 6,2 SR dan pusat gempa sedalam 48 kilometer menurutnya mungkin tidak cukup besar untuk menimbulkan tsunami. Lebih lanjut, Sophaheluwakan menambahkan, bahwa masyarakat harus disiapkan untuk menghadapi kemungkinan gempa yang terus berlangsung. Salah satunya adalah dengan memberikan pelatihan cepat tanggap membaca gejala alam dan evakuasi saat gempa terjadi terhadap masyarakat.
(ahm/)











































