Akibat Tsunami, Kebumen Rugi Rp 27,7 Miliar

Akibat Tsunami, Kebumen Rugi Rp 27,7 Miliar

- detikNews
Jumat, 21 Jul 2006 22:29 WIB
Kebumen - Akibat bencana tsunami yang melanda pesisir selatan Pulau Jawa, Kabupaten Kebumen mengalami kerugian sebesar Rp 27,7 miliar. Jumlah korban yang dilaporkanhilang mencapai 46 orang dan sebanyak 16 orang baru ditemukan. Kerugian terbesar sebagian besar adalah kerusakan pada sarana dan prasarana perikanan di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) yang ada di wilayah pantai Logending,Argopeni, Karangduwur, Srati dan Pasir di Kecamatan Ayah, serta TPI Tanggulangin di Kecamatan Klirong."Untuk TPI di wilayah Kecamatan Ayah dan Tanggulngin Klirong total kerugian Rp 11,57 miliar," kata Humas Pemkab Kebumen, Adi Nugroho kepada detikcom, Jumat(21/7/2006).Sedang para kelompok nelayan sebagian besar mengalami kerugian mencapai Rp 10,877 miliar. Kerugian itu akibat perahu rusak atau hilang, mesin kapal rusak dan rumah mesin juga rusak.Sebanyak 55 unit perahu terbawa ombak dan karam berikut jaring yang panjangnya mencapai ratusan meter. Selanjutnya sebanyak 419 unit perahu yang rusak beratdan 132 unit perahu yang rusak ringan. Total kerugian sebesar Rp 3,546 miliar. "Selain itu ada sebanyak 10 unit mesin tempel yang hilang dan 92 unit mesin yang mengalami kerusakan dengan total kerugian Rp 1,173 miliar dan sebanyak 51rumah mesin kapal juga rusak mencapai kerugian Rp 200 juta," katanya. Menurut dia, sebanyak 103 unit usaha berupa warung pedagang di beberapa lokasi seperti di kawasan pantai Logending, Suwuk dan Argopeni sebagian besar ratadengan tanah. Apabila dihitung kerugiannya mencapai Rp 515 juta. Sedangkan kerusakan sarana dan prasarana obyek wisata berupa talud dan dermaga, serta jembatan wisata Rp 4,6 miliar.Dia mengatakan, sampai sekarang masih banyak warga desa di sekitar Kecamatan Ayah khususnya warga Desa Ayah, Logending dan warga dari Kecamatan Nusawungu Kabupaten Cilacap, masih bertahan di lokasi-lokasi pengungsian yang ada pegunungan Desa Ayah, Kalipoh, Candirenggo, Jatijajar, Agopeni, Argosari dan Desa Mangunweni. Jumlah warga yang masih bertahan di pengungsi, mencapai 3.255 jiwa.Di Kecamatan Ayah ada 12 lokasi pengungsian. Para pengungsi yang masih bertahan di pengungsian karena masih khawatir terjadi tsunami susulan. Namun ada pulayang pada siang hari mereka kembali ke rumah masing-masing untuk bekerja. Namun pada sore dan malam, warga kembali ke pengungsian."Saat ini untuk kebutuhan makanan bagi para pengungsi akan terus kami suplai melaluiposko kesehatan Puskesmas Ayah dan PMI Kebumen. Untuk penerangan dibukit-bukit akan disediakan generator," katanya. (ahm/)



Berita Terkait