Pemkot Jaksel Minta Pelanggar IMB Lengkapi Berkas Sebelum Sidang Yustisi

ADVERTISEMENT

Pemkot Jaksel Minta Pelanggar IMB Lengkapi Berkas Sebelum Sidang Yustisi

Mulia Budi - detikNews
Rabu, 16 Nov 2022 18:02 WIB
Pelanggar IMB di Jaksel diminta lengkapi berkas sebelum sidang,
Pelanggar IMB di Jaksel diminta melengkapi berkas sebelum sidang. (Mulia Budi/detikcom)
Jakarta -

Sebanyak 100 pelanggar pemanfaatan ruang dan bangunan atau pelanggar izin mendirikan bangunan (IMB) mendatangi Kantor Kecamatan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan (Jaksel), pagi tadi. Pemerintah Kota Jaksel meminta mereka segera melengkapi berkas sebelum sidang yustisi.

"Kami mengundang para pelanggar dan mereka diminta membawa berkas pendukung yang telah diminta oleh Sudin Citata," ujar Camat Kebayoran Baru, Tomy Fudihartono, dalam keterangan tertulis, Rabu (16/11/2022).

Tomy mengatakan kelengkapan berkas itu diperlukan bagi para pelanggar untuk mengikuti persidangan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Pengisian berkas itu dibantu oleh Suku Dinas Cipta Karya Tata Ruang dan Pertanahan (Sudin Citata) Jakarta Selatan.

"Kelengkapan berkas diperlukan untuk mereka guna mengikuti persidangan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan bulan depan," ucapnya.

Dia mengatakan Sudin Citata akan membantu para pelanggar mencocokkan data IMB yang dimiliki. Kemudian, para pelanggar akan mengikuti persidangan sesuai jadwal yang ditentukan.

"Di sini Sudin akan mencocokkan data atau IMB dan nantinya mereka akan mengikuti sidang sesuai jadwal," ujarnya.

Selain itu, dia mengatakan pelanggaran yang dilakukan mereka di antaranya garis sepadan bangunan yang tidak sesuai. Pelanggaran lainnya adalah rumah tinggal yang dijadikan tempat usaha.

"Pelanggaran yang dilakukan warga di antaranya tidak sesuainya garis sepadan bangunan yang awalnya hanya 4 meter tapi kenyataannya lebih 2 meter, serta peruntukan bangunan rumah tinggal yang dijadikan komersil," tuturnya.

"Contoh kasus ya tadi itu, tapi ada juga yang IMB-nya hanya dua lantai tapi dibangun sampai tiga bahkan empat lantai. Kami berharap mereka kooperatif untuk melaporkan pelanggaran ke pihak kecamatan," lanjutnya.

Simak juga 'Disparekraf DKI Jakarta Keluarkan Aturan Baru untuk Konser':

[Gambas:Video 20detik]



(aik/aik)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT