Disebut Rawan Tsunami, Padang Harus Bebenah
Jumat, 21 Jul 2006 17:26 WIB
Padang - Gelombang tsunami yang menghantam sejumlah kawasan di Pantai Selatan Jawa mestinya menjadi pelajaran berharga bagi Pemerintah Kota (Pemkot) Padang, Sumatera Barat (Sumbar) untuk menghadapi kemungkinan terjadinya bencana yang sama di kota itu. Kota Padang dan dan kawasan lainnya di sepanjang Pantai Barat Sumatera, disebut para ahli sebagai kawasan rawan bencana tsunami.Demikian disampaikan Ketua Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI) Sumbar, Ade Edward, pada detikcom, Jumat (21/7/2006). Menurutnya, Pemkot Padang harus berbenah dan mempersiapkan secara maksimal potensi yang ada untuk menghadapi kemungkinan terburuk terjadinya bencana."Di kota Padang memang pernah beberapa kali digelar kegiatan sosialisasi tsunami. Namun, kegiatan itu sepertinya tidak berkelanjutan dan cenderung sama sekali terhenti," ujar dia.Dikatakan Ade, simulasi tsunami yang diadakan di kota Padang beberapa waktu lalu masih memiliki sejumlah kelemahan, seperti penentuan jalur evakuasi. Selain itu, hal lain yang perlu diperhatikan adalah peningkatan sumber daya untuk mengelola bencana, perbaikan manajemen dan koordinasi oleh berbagai pihak."Penentuan jalur evakuasi, misalnya, tidak ditentukan berdasarkan kepadatan jumlah penduduk sehingga ada kekhawatiran jalur evakuasi tak bisa menampung kepadatan warga bila bencana benar-benar terjadi," demikian Ade.
(nrl/)











































