Tips Aman Hadapi Tsunami

Tips Aman Hadapi Tsunami

- detikNews
Jumat, 21 Jul 2006 17:12 WIB
Denpasar - Tsunami yang melanda Aceh, Nias dan laut selatan Jawa memakan banyak korban. Hingga kini pun isu tsunami masih menjadi buah bibir yang menakutkan. Kepala Balai Besar Meteorologi dan Geofisika (BMG) Wilayah III Bali Sigit Budiman mengatakan bencana tsunami dapat diprediksi oleh masyarakat. "Tsunami didahului dengan gempa yang berkekuatan minimal 6,2 skala Richter," jelas Budiman usai bertemu dengan Walikota Denpasar Puspayoga di kantornya walikota, Jalan Udayana, Denpasar, Jumat (21/7/2006). Gejala lainnya adalah getaran gempa yang sangat kuat, air laut surut secara mendadak, suara gemuruh seperti genderang atau ledakan dan angin dingin berhembus disertai bau garam yang menyengat. "Bila muncul gejala-gejala seperti itu pasca gempa, segera pergi menjauh dari pantai," tegas Budiman. Berikut peringatan dan tips menghadapi tsunami yang akan dimuat pada 5.000 pamflet dan 10 baliho raksasa di Denpasar: Tips peringatan tsunami: 1. Jika Anda merasakan gempa yang sangat kuat sementara Anda di pantai segeralah meninggalkan pantai 2. Jika permukaan air di pantai surut mendadak tidak seperti biasanya segeralah pergi menjauhi pantai 3. Jika melihat ombak yang kuat dan tidak seperti biasanya, bisa jadi merupakan gelombang pendahuluan awal tsunami dari gempa jauh. Segeralah menjauh dari pantai. 4. Jika mendengar suara gemuruh/genderang/ledakan dari arah pantai segeralah menjauh dari pantai. 5. Jika angin dingin bertiup dengan bau garam menyengat segeralah menjauh dari pantai Tips aman tsunami: 1. Tsunami bergerak dan menjalar dengan sangat cepat jangan coba-coba ingin melihat tsunami 2. Tsunami berupa deretan gelombang-gelombang yang susul menyusul 3. Gelombang tsunami yang pertama belum tentu gelombang yang paling besar 4. Setiap gelombang antara satu dengan yang lain bisa selama beberapa menit hingga 1 jam. Sehingga ancaman bahaya tsunami bisa berlangsung selama 1 jam. (nrl/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads