5.000 Pamflet & Baliho Raksasa Tsunami Disebar di Denpasar

5.000 Pamflet & Baliho Raksasa Tsunami Disebar di Denpasar

- detikNews
Jumat, 21 Jul 2006 15:55 WIB
Denpasar - Bali adalah daerah yang rawan gempa bumi dan tsunami. Untuk meminimalisasi korban, Pemerintah Kota Denpasar akan menyebarkan pamflet ke sekolah-sekolah dan memajang baliho raksasa tentang peringatan dan tips menghadapi tsunami. Demikian disampaikan Walikota Denpasar Puspayogan usai Rapat Koordinasi Antisipasi Penanggulangan Bencana di kantornya, Jalan Udayana, Denpasar, Jumat (21/7/2006). Hadir dalam acara ini adalah Kepala Balai BMG Wilayah II Denpasar Sigit Budiman, Kodim 1611 Badung, Wakapoltabes Denpasar dan Kepala Kantor SAR Denpasar. 5.000 Lembar pamflet tentang gejala dan tips menghadapi tsunami akan disebar ke sekolah-sekolah negeri maupun swasta dari tingkat SD sampai hingga ke perguruan tinggi yang ada di Denpasar. Dengan mendapatkan pamflet tersebut, siswa-siswi dapat mengetahui gejala tsunami, seperti diawali dengan gempa yang sangat kuat, permukaan air laut menyusut, datang ombak besar yang tidak seperti biasanya atau mendengar suara gemuruh. Sementara baliho berukuran raksasa sebanyak 10 buah akan dipasang di beberapa titik yang dipadati penduduk, seperti di Pantai Sanur, dan tempat-tempat umum lainnya di wilayah Denpasar. "Jika melihat gejala itu maka anak-anak dan masyarakat harus segera menjauhi pantai dan jangan coba-coba ingin melihat tsunami. Tsunami biasanya akan berlangsung selama satu jam," katanya. Puspayoga meminta agar Posko Satuan Pelaksana Penanggulangan Bencana dan pengungsian Denpasar segera menyosialisasikan antisipasi dan penanganan bencana gempa bumi dan tsunami. "Posko harus disiagakan selama 24 jam melihat fenomena alam yang ada," demikian Puspayoga. (nrl/)


Berita Terkait