KTT G20 Bali Selesai Besok, Kemenhub Antisipasi Kepadatan Penerbangan

ADVERTISEMENT

KTT G20 Bali Selesai Besok, Kemenhub Antisipasi Kepadatan Penerbangan

Farih Maulana Sidik - detikNews
Selasa, 15 Nov 2022 23:10 WIB
Suasana di Bandara Ngurah Rai, Senin (14/11/2022). Pesawat Korea Selatan dan China parkir bersebelahan.
Pesawat para delegasi KTT G20 Bali (Foto: YouTube Pemprov Bali)
Jakarta -

Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mempersiapkan pengaturan kepulangan pesawat VVIP para delegasi KTT G20 di Bandara Ngurah Rai, Bali. Puncak pergerakan pesawat para delegasi G20 dari Bandara Ngurah Rai akan terjadi besok.

Sekretaris Jenderal Kemenhub Novie Riyanto memimpin rapat koordinasi persiapan pengaturan kepulangan pesawat para pemimpin negara dan delegasi peserta KTT G20 Bali di Kantor Otoritas Bandara Wilayah IV Bandara Ngurah Rai, Selasa (15/11/2022) sore. Diketahui, KTT G20 akan berakhir pada besok, Rabu (16/11).

Rapat tersebut dihadiri oleh para pemangku kepentingan yakni Kementerian Luar Negeri RI (Kemlu RI), Otoritas Bandara, Angkasa Pura I, Airnav, dan pihak terkait lainnya.

"Besok adalah puncak pergerakan kepulangan pesawat para pemimpin negara. Menangani kepulangan lebih kompleks karena jamnya berdekatan dibandingkan saat kedatangan. Untuk itu perlu dipersiapkan pengaturan penerbangan yang cermat," kata Novie dalam keterangan tertulisnya malam ini.

Novie mengatakan mulai hari ini sudah ada beberapa pesawat VVIP yang akan berangkat pulang, tapi jumlahnya tidak banyak dibandingkan Rabu besok. Adapun rentang waktu kepulangan para pemimpin negara dan delegasi G20, baik yang menggunakan pesawat VVIP maupun reguler yaitu mulai 15 sampai 22 November 2022.

Masyarakat Diimbau Cek Ulang Jadwal Penerbangan

Dengan adanya pergerakan kepulangan pesawat VVIP di Bandara Ngurah Rai yang cukup padat, akan ada kemungkinan penyesuaian jadwal penerbangan pesawat reguler baik domestik maupun internasional, seperti keterlambatan atau delay.

"Untuk itu kami mengimbau kepada masyarakat yang akan terbang menggunakan penerbangan reguler dari dan menuju Bali, untuk segera melakukan pengecekan kembali jadwal penerbangannya kepada maskapai. Agar dapat melakukan antisipasi dan bisa terbang dengan lebih nyaman," ucap juru bicara Kemenhub Adita Irawati.

Kemenhub mengimbau kepada operator bandara dan maskapai untuk proaktif memberikan informasi sejelas-jelasnya kepada pelanggannya. Misalnya, informasi perubahan jadwal penerbangan, penundaan, pembatalan, kompensasi, proses refund, dan sebagainya.

Kemenhub bersama pemangku kepentingan terkait, akan berupaya meminimalkan dampak yang ditimbulkan dari adanya pergerakan kepulangan pesawat VVIP para delegasi G20 di Bandara Ngurah Rai.

"Kami berupaya semaksimal mungkin untuk menjaga kelancaran lalu lintas bagi para delegasi yang hadir dan juga bagi masyarakat umum yang melakukan penerbangan dari dan ke Bali," imbuhnya.

(fas/aik)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT