Kebut Normalisasi Ciliwung, DKI Mulai Bongkar Rumah Warga di Rawajati

ADVERTISEMENT

Kebut Normalisasi Ciliwung, DKI Mulai Bongkar Rumah Warga di Rawajati

Tiara Aliya Azzahra - detikNews
Selasa, 15 Nov 2022 21:58 WIB
Pemprov DKI Jakarta memprioritaskan pembebasan lahan untuk melanjutkan normalisasi kali Ciliwung. Bangunan di Rawajati, Jaksel, sudah dibongkar untuk pelebaran sungai.
Pembongkaran rumah di Rawajati untuk normalisasi kali Ciliwung. (Andhika Prasetia/detikcom)
Jakarta -

Pemprov DKI Jakarta kembali melanjutkan normalisasi Kali Ciliwung. Saat ini, proses pembongkaran rumah warga telah dilakukan di Kelurahan Rawajati, Pancoran, Jakarta Selatan.

"Rawajati sudah (dibongkar)," kata Kepala Dinas Sumber Daya Air (SDA) DKI Jakarta Yusmada Faizal saat ditemui di Grand Cempaka Resort, Bogor, Jawa Barat, Selasa (15/10/2022).

Yusmada menjelaskan Kelurahan Rawajati merupakan satu dari empat kelurahan yang menjadi prioritas penanganan banjir pada 2023. Adapun rumah yang dibongkar berdiri di lahan yang telah dibebaskan.

"Yang sudah dibayar yang hijau-hijau tadi, itu kita sudah pembongkaran," jelas Yusmada.

Merujuk pada dokumen RAPBD 2023, total luas lahan yang telah dibebaskan sebesar 4.780 meter persegi. Sedangkan untuk jumlah keluarga yang terdampak sebanyak 42 KK.

"Kalau Rawajati itu sudah ada 42 yang sudah bebas, yang sudah dibongkar tinggal yang 19. 19 itu yang masih perlu dibahas," ujarnya.

Sebagaimana diketahui, Dinas Sumber Daya Air (SDA) DKI Jakarta mengusulkan anggaran Rp 469 miliar untuk normalisasi kali Ciliwung dalam RAPBD 2023. Nantinya, anggaran Rp 469 miliar itu akan digunakan untuk pembebasan lahan di empat kelurahan prioritas normalisasi Ciliwung.

Awalnya, Dinas SDA DKI mengusulkan anggaran normalisasi di empat kelurahan hanya Rp 337,05 miliar. Namun, dalam rapat pembahasan RAPBD 2023, Dinas SDA meminta tambahan anggaran Rp 132,24 miliar.

Jadi, anggaran sebesar Rp 469 miliar itu pun disetujui oleh Komisi D DPRD DKI Jakarta. Nantinya, nominal ini akan dibawa ke Rapat Badan Anggaran (Banggar) DPRD DKI Jakarta.

Simak juga video 'Heru Budi Jelaskan soal Kompensasi Normalisasi Ciliwung':

[Gambas:Video 20detik]



(taa/aik)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT