Wih, Ini Nih Cara Unilever Dorong Kesetaraan Gender

ADVERTISEMENT

Wih, Ini Nih Cara Unilever Dorong Kesetaraan Gender

Sukma Nur Fitriana - detikNews
Selasa, 15 Nov 2022 19:25 WIB
Chair of B20 Women in Business Action Council Ira Noviarti menyampaikan materi saat Parallel Session by B20 Task Force on Future of Work & Education and Women in Business Action Council pada kegiatan B20 Summit Indonesia 2022 di Nusa Dua, Kabupaten Badung, Bali, Minggu (13/11/2022). Media Center G20 Indonesia/Fikri Yusuf/nym/22.
Foto: dok. Fikri Yusuf/ANTARA
Jakarta -

Unilever Indonesia terus menegaskan komitmennya dalam Equity, Diversity, dan Inclusion (ED&I). Terutama, untuk mendorong masa depan dan kesempatan yang setara bagi perempuan Indonesia dalam bidang ekonomi dan bisnis.

Presiden Direktur Unilever Indonesia Ira Noviarti yang juga sekaligus Chairwoman B20 Women in Business Council (B20 WiBAC) menyampaikan Komitmen dalam mendorong ED&I sejalan dengan strategi 'The Unilever Compass'.

"Di mana kami ingin menciptakan masyarakat yang adil dan inklusif," ujar Ira dalam keterangan tertulis, Selasa(15/11/2022).

Lebih lanjut, ia mengungkapkan sederet langkah Unilever dalam mendukung pemberdayaan perempuan, termasuk untuk berkontribusi di bidang ekonomi dan bisnis.

Salah satunya adalah dengan mendorong kontribusi usaha milik perempuan di rantai pasokan bisnisnya. Diketahui, Unilever telah mengeluarkan €127 Juta (YTD 21) untuk supplier yang mewakilkan keberagaman, termasuk usaha yang dipimpin atau dimiliki perempuan. Hal ini adalah sebuah langkah signifikan, yang ekuivalen dengan 9,7% dari total pengeluaran Perusahaan. Sebagai contoh, 6% dari perusahaan logistik yang bekerja sama dengan Unilever Indonesia dipimpin oleh CEO perempuan, dan jumlahnya akan terus ditingkatkan.

Selain itu, Unilever juga mendorong perempuan dengan meningkatkan kemampuannya digitalnya. Hal tersebut dilakukan dengan menjalin kerja sama dengan Tokopedia dalam memberdayakan UMKM perempuan dengan fokus adopsi digital dan pengembangan UMKM. Melalui kerja sama ini, kedua belah pihak berkomitmen melakukan perluasan akses informasi, pendampingan bisnis di era digital dan pelatihan teknis kewirausahaan.

Untuk memberdayakan perempuan di internal perusahaan, Unilever Indonesia juga terus berupaya menciptakan lingkungan kerja yang adil dan aman bagi semua. Memegang kode etik bernama Respect, Dignity & Fair Treatment (RDFT), Unilever berkomitmen untuk memastikan semua karyawan bekerja akan peduli terhadap keberagaman, rasa saling percaya, menghormati hak asasi manusia, dan memberikan kesempatan yang setara bagi perempuan dan laki-laki, tanpa diskriminasi.

"Apa yang Unilever Indonesia lakukan menjadi contoh bagi pentingnya kontribusi dunia bisnis untuk memacu pertumbuhan dan pembangunan ekonomi yang inovatif, inklusif dan kolaboratif. Saya percaya Unilever Indonesia sudah berada di jalur yang tepat untuk turut berkontribusi mewujudkan aspirasi dari B20 WiBAC, yaitu masa depan dimana akan lebih banyak perempuan yang memimpin, berpartisipasi, dan memiliki akses ke peluang bisnis dan ekonomi yang lebih baik. Bersama kita sambut generasi perempuan yang skillful, resilient dan berdaya dalam mendukung pemulihan ekonomi nasional maupun global," tutup Ira.

(prf/ega)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT