Pemuda Asia Afrika Puji Diplomasi Indonesia dalam Presidensi G20

ADVERTISEMENT

Pemuda Asia Afrika Puji Diplomasi Indonesia dalam Presidensi G20

Inkana Izatifiqa R Putri - detikNews
Selasa, 15 Nov 2022 18:25 WIB
Saddam Al-Jihad
Foto: Istimewa
Jakarta -

Presiden Pemuda Asia Afrika (Asian African Youth Government-AAYG) Respiratori Saddam Al-Jihad mengapresiasi diplomasi pemerintah Indonesia dalam menjalankan rangkaian pelaksanaan G20. Seperti diketahui, kegiatan ini telah dimulai sejak 1 Desember 2021 dan puncaknya pada 15-16 November 2022 di Nusa Dua, Bali.

"Dari berbagai pertemuan baik bilateral maupun multilateral dengan negara lain dan membahas topik-topik strategis global seperti ekonomi, energi dan pangan menuju KTT G20, pemerintah Indonesia menunjukkan taring bahwa negara ini bisa dipercaya oleh dunia untuk terlibat dalam stabilitas ekonomi khususnya akibat COVID-19," tutur Saddam dalam keterangan tertulis, Selasa (15/11/2022).

Lebih lanjut, Saddam mengatakan kesuksesan Indonesia sebagai presidensi G20 tentunya tidak terlepas dari peran dan langkah Presiden Joko Widodo. Untuk itu, ia mengajak semua pihak untuk memberikan dukungan kepada Jokowi sehingga pelaksanaan KTT G-20 bisa berjalan lancar dan berdampak pada stabilitas ekonomi global dan nasional.


"Kita turut mendukung Pemerintah Indonesia dalam melaksanakan G20 dengan baik dan terlaksana secara damai. Di bawah kepemimpinan Bapak Joko Widodo, acara ini dapat berjalan lancar dan Indonesia mendapatkan kepercayaan dunia internasional dan pemulihan ekonomi global-nasional bisa tercapai," paparnya.

Ia menilai adanya G20 dapat mewujudkan dunia yang lebih baik dan sejahtera. Sebab, pandemi COVID-19 telah memberikan dampak terhadap dunia, ditambah lagi dengan adanya situasi krisis Rusia dan Ukraina serta dinamika geopolitik dunia yang terus berlangsung.

"G-20 memiliki kekuatan yang luar biasa ketika memang serius memperbaiki ekonomi global dari hantaman COVID-19 sebelumnya dan potensi krisis global. Bayangkan yang tergabung di dalamnya G20 merepresentasikan lebih dari 60% populasi bumi, 75% perdagangan global, dan 80% PDB dunia," pungkasnya.

Simak Video 'Jokowi di KTT G20: Kita Tak Boleh Biarkan Dunia Perang Dingin Lagi':

[Gambas:Video 20detik]



(akn/ega)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT